Berseteru Dengan Syahrini, Pedangdut Lia Ladysta Jadi Tersangka

Pasca dilaporkan Syahrini pada Maret 2019, pekan ini akhirnya Polda Metro Jaya menetapkan Lia Ladysta, resmi sebagai tersangka

Berseteru Dengan Syahrini, Pedangdut Lia Ladysta Jadi Tersangka
Instagram

Inilah babak baru perseteruan antara Syahrini dengan pedangdut Lia Ladysta, mantan personil Trio Macan. Ya, pasca dilaporkan Syahrini pada Maret 2019 lalu, pekan ini akhirnya Polda Metro Jaya menetapkan Lia Ladysta, resmi sebagai tersangka. Karenanya, hari Selasa pekan depan atau tepatnya tanggal 22 September 2020 mendatang, Lia akan dipanggil kembali oleh penyidik dari Polda Metro Jaya guna dimintai keterangannya sebagai tersangka.

“Ya, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka. Tanggal 22 atau 23 September mendatang akan kita mintai keterangannya sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Mero Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, kepada awak media, kemarin.

Penetapan Lia sebagai tersangka, dibenarkan oleh Leo Situmorang, selaku kuasa hukum Lia. “Ya tersangka. panggilan dari Polda seperti itu, seperti yang sudah ramai beredar,” kata Leo yang dihubungi awak awak media. Leo menambahkan, Lia sendiri juga sudah mengetahui penetapan dirinya sebagai tersangka. “sudah tahu dia dan kaget lah. Tapi dia koperatif kok, akan penuhi panggilan,” imbuh Leo mengonfirmasi kondisi Lia sekarang ini.

Sekadar membalik cerita, Syahrini melaporkan Lia Ladysta dengan sangkaan pencemaran nama baik. Semua bermula saat Lia menyebut Syahrini menjalin kedekatan dengan pengusaha asal Kalimantan yang akrab disapa pak haji.

Merasa nama baiknya dicemarkan, Syahrini lantas menempuh jalur hukum, dengan melaporkan Lia terkait dugaan pencemaran nama baik dan atau fitnah melalui media elektronik , seperti diatur Pasal 27 ayat (3) jo pasal 45 ayat (3) UU RI No.19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No.11 thn 2008 tentang ITE dan atau pasal 310 KUHP dan atau pasal 311 KUHP.

“Dia ini kan menggiring opini seakan-akan Syahrini itu simpenan atau pernah menikah. Nah, itu yang kita laporkan karena kenyataannya tidak seperti itu. Pelaporan in juga menjadi pembelajaran bagi masyarakat yang suka nyinyir dan komen tidak baik terhadap orang lain,” tegas Aisyahrani, adik sekaligus manajer Syahrini. (Car)