Ditangkap, Anak Wakil Walkot Tangerang Sebagai Donatur Beli Sabu

AKM menyumbang Rp 800 ribu dari harga sabu Rp 1,5 juta

Ditangkap, Anak Wakil Walkot Tangerang Sebagai Donatur Beli Sabu
Ilustrasi

JAKARTA - Anak Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin berinisial AKM terseret kasus narkoba jenis sabu. Ia bersama tiga temannya ditangkap jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada 7 Juni lalu sekitar pukul 00:15 WIB di unit apartemen di Jalan Taman Bunga V, Tangerang, Banten.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, AKM membeli sabu seberat 0,5 gram dari seseorang bandar yang kini masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO), A juga di ketahui menumbang sebanyak Rp.800 ribu untuk mencairkan pembelian sabu tersebut.

"Kronologi lengkapnya, penyidik awalnya menangkap tiga orang inisial D, S, dan M yang sedang mengkonsumsi sabu di daerah Tangerang. Kami temukan sabu sisa pakai sebesar 0,5 gram. Didalami ternyata sabu didapat dari AKM. Kami amankan AKM pada 7 Juni 2020," ujar Yusri dikonfirmasi, Jumat (10/7/2020)

Diketahui sabu seberat 0,6 gram dibeli secara urunan. AKM sendiri menyumbang Rp 800 ribu. Harga sabunya Rp 1,5 juta dari seseorang yang sekarang menjadi DPO.

"Mereka patungan bersama-sama termasuk AKM di sini diambil seharga Rp 800 ribu, sisanya Rp 700 ribu dipecah bertiga D, S, M. Itu hasil pemeriksaan awal," tuturnya.

Yusri menegaskan, keempat pelaku ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Menurut dia, pihak penasihat hukum dari para pelaku telah melayangkan surat untuk rehabilitasi. Saat ini masih berproses di BNNP DKI Jakarta.

"Kami menunggu dari BNNP apakah 4 orang ini layak atau tidak untuk dilakukan assessment. Namun, keempat masih ditahan di rutan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya," tandasnya. (Tito)