Anggota DPRD Kabupaten Malang Minta Akses Jalan Pasar Hewan Pakis Dibuka

0 157

SPcom KAB MALANG – DPRD Kabupaten Malang, Jawa Timur meminta Pasar Hewan Pakis di Jalan Raya Pakis, diberikan akses masuk yang lebih luas. Sebab ada lahan Pemda yang digunakan oleh PT Kereta Api Indonesia untuk ruko.

“Ini sungguh keterlaluan, dan ini tidak dibenarkan,” ujar Anggota DPRD Kabupaten Malang, Hadi Mustofa, Jumat (26/2/2021).

Dia menegaskan, Pemkab Malang harus meminta PT KAI atau penyewa lahan KAI itu membongkar sebagian bangunan ruko untuk akses jalan masuk pasar hewan ini.

“Yang jelas, kita punya tanah yang ditutupi bangunan ruko. Kita minta kepada PT KAI atau penyewa dari PT KAI untuk membuat akses jalan masuknya,” tegasnya.

Sementara Kasi Bidang Pemasaran Diskoperindag Kabupaten Malang, Ngariono mengatakan, bahwa lahan Pasar Hewan Pakis itu memang ditutupi oleh bangunan ruko. Namun, untuk mempermudah akses masuk pasar yaitu dengan menggunakan tanah warga.

“Kalau dari jalan, di sini tidak ada orang yang tahu kalau ada pasar karena ditutupi oleh bangunan ruko di depan itu,” kata dia.

Menurutnya, berulang kali papan petunjuk arah pintu masuk pasar dirusak oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Di sini juga berulang kali ada orang berniat tidak baik menjebol papan tulisan itu. Kami diam, tidak mau ada konflik,” terangnya.

Padahal, dijelaskan olehnya, status ruko yang sudah dibangun itu sekarang menjadi milik PT KAI bukan lagi milik developer. Kontrak ruko tersebut dengan PT KAI sudah habis sekitar September 2020 yang lalu.

Disoal mengenai status tanah Pasar Hewan Pakis, dia menegaskan bahwa tanah itu sah milik Pemkab Malang dengan adanya bukti akta jual beli yang disimpan Bagian Aset DPPKA Kabupaten Malang.

“Kami sudah mengadakan pertemuan dengan PT KAI, dan untuk penyewa lahan yang menutupi pasar hewan ini menjadi urusan PT KAI. Dan, pedagang tidak mau direlokasi ke tempat lain karena di sini merasakan tempat keberuntungan,” jelasnya.

Seperti diketahui, Pasar Hewan Pakis dimanfaatkan pedagang seminggu dua kali yaitu Minggu dan Kamis. Sedangkan, transaksi jenis hewan diantaranya sapi dan kambing dan tempat ini sangat ramai bila hari Minggu yang mencapai transaksi di atas 25 ekor sapi dan kambing itu.(tu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.