Suami Istri Cekcok, 130 Rumah di Jakbar Terbakar

0 69

SPcom JAKARTA – Cekcok antar pasangan suami istri di Keagungan, Taman Sari, Jakarta Barat, menyebabkan 130 rumah terbakar atau 263 keluarga terkena dampak kebakaran itu.

“Sama di Jakarta Barat isunya itu, hasil yang kami dapat juga sama ada cekcok keluarga, macam-macam lah, viral juga. Jadi banyak kejadian kebakaran banyak penyebabnya, bisa human error, dan kelalaian kompor, orang tidur,” kata Kepala Dinas Gulkarmat Satriadi Gunawan, Rabu (21/4/2021).

Awalnya, salah seorang warga, Danang menceritakan api berasal dari salah satu rumah kontrakan. Ketika itu disebutkan pasangan suami istri tersebut sedang bertengkar.

“Api dari salah satu rumah kontrakan dipicu pertengkaran suami istri. Pasangan itu ribut, salah satunya membakar bantal, sehingga merembet ke barang-barang lain,” kata Danang

Danang mengetahui persoalan keluarga menjadi penyebab kebakaran berasal dari postingan melalui media pertemanan WhatsApp lantaran salah satu dari pasangan itu merekam dan menyebarkan lewat WhatsApp. Rumah kontrakan yang berada di hunian padat itu membuat api cepat membesar dan menyambar ke segala arah, mulai dari listrik, tabung elpiji, sepeda motor bahkan ada yang meledak.

“Saya sendiri meskipun harta benda ikut hangus, tetapi dokumen-dokumen penting masih bisa diselamatkan,” ujar Danang.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut 130 rumah atau 263 keluarga terkena dampak kebakaran itu. Anies memastikan pihaknya akan menyiapkan tempat sementara bagi warga yang terdampak selama masa pemulihan pascakebakaran.

“Sejauh ini datanya terus berkembang, tapi sejauh ini ada 130 rumah 263 KK dan 822 jiwa yang terdampak,” kata Anies.

Puslabfor Polri sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran untuk menyelidiki penyebab kebakaran. Dalam proses olah TKP ini, Puslabfor mengambil sejumlah sampel untuk diteliti lebih lanjut. Pemeriksaan juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kerusakan akibat kebakaran tersebut.

“Yang kita periksa rumahnya, bahan-bahannya, barang-barangnya yang ada di TKP kemudian kita periksa tingkat kerusakannya kemudian nanti kita bawa ke laboratorium, yang jelas ini masih tahap pemeriksaan,” ujar salah satu Tim Puslabfor Polri, AKP Tatang, Selasa (20/4/2021). (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.