KTT APEC, Jokowi Singgung Soal Kesenjangan Vaksin

0 44

SPcom JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyampaikan pentingnya solidaritas dan kerja sama antarnegara, untuk melawan pandemi COVID-19 bersama-sama saat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasific (KTT APEC) Informal secara virtual, Jumat, (16/7/2021).

“Presiden juga menggarisbawahi pentingnya dunia memastikan upaya vaksinasi global, termasuk memperkecil kesenjangan vaksinasi,” kata Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi.

Retno mengatakan Presiden Jokowi juga menyampaikan bahwa saat ini kesenjangan vaksinasi di dunia masih lebar. Presiden Jokowi menyebutkan data penyuntikkan dosis vaksin di ASEAN baru mencapai 17,63 persen dari populasi, Afrika baru 4,3 persen sementara kawasan Amerika Utara dan Eropa sebesar 77,3 persen dan 76,81 persen dari total populasi.

Presiden Jokowi mengharapkan APEC dapat berkontribusi untuk menutup ketimpangan vaksinasi global termasuk melalui berbagi dosis lewat Covax Facility.

Kemudian, Retno menambahkan Presiden Jokowi mengingatkan bahwa pertimbangan epidemiologis harus selalu menjadi dasar utama dan bukan pertimbangan pengaruh politik, termasuk dalam isu vaksin ini. Makanya, APEC harus mendorong peningkatan produksi vaksin global.

“Terdapat beberapa strategi yang harus dilakukan, yaitu diversifikasi produksi vaksin ke negara berkembang, eliminasi hambatan perdagangan terkait bahan baku vaksin, kemudian dukungan terhadap TRIPS waiver untuk mengatasi pandemi, dan alih teknologi vaksin terkini,” jelas dia.

Melalui Menlu Retno, Presiden Jokowi menyebutkan pemulihan ekonomi mustahil dilakukan jika pandemi belum usai.

Pemulihan kesehatan harus didahulukan sehingga perang melawan COVID-19 bisa dimenangkan. Selain itu, Presiden Jokowi juga menyampaika upaya penguatan layanan kesehatan, upaya mencukupi kebutuhan oksigen dan obat-obatan, serta percepatan vaksinasi nasional

“Di dalam konteks vaksin, Presiden menyampaikan saat ini sudah lebih 55 juta dosis vaksin telah disuntikkan di Indonesia dan akan terus diakselerasi vaksinasi di Indonesia. Sejauh ini, Indonesia telah menerima 142.973.880 dosis vaksin baik dalam bentuk curah maupun dalam bentuk vaksin jadi,” kata Retno.

Retno menambahkan Presiden Jokowi menyampaikan hanya dengan solidaritas dan kerja sama dunia akan mampu keluar dari keterpurukan pandemi dan mampu bangkit bersama. (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.