Jelang 2024, Partai Keadilan Persatuan Ganti Nahkoda

0 118

SPcom JAKARTA – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), membuang ‘Indonesia’ dan kembali menjadi nama sewaktu partai ini berdiri tahun 1999.

Ketua Umum PKPI yang tadinya dipegang oleh Diaz Hendropriyono, saat ini dengan nama Partai Keadilan dan Persatuan diamanatkan kepada Mayjen TNI (Purn) Yussuf Solichien hingga 2026.

Sekjen PKP, Salahuddin menjelaskan, hal tersebut berdasarkan Munaslub pada 25 Mei 2021. Dan perubahan AD/ART telah disahkan oleh Kemenkum HAM RI.

“Pak Yussuf adalah salah satu tokoh senior di militer dari matra Angkatan Laut yang sangat disegani. Beliau satu angkatan dengan Pak SBY dan Pak Prabowo,” ujarnya.

Saat masih aktif di militer, Yussuf pernah menjadi komandan pasukan khusus Detasemen Jalamangkara atau dikenal dengan nama Denjaka, hingga terakhir menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran TNI AL.

Setelah pensiun, Yussuf menjadi Ketua Ormas Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) selama tiga periode berturut-turut.

“Beliau selalu dipercaya sebagai Ketua HNSI sampai sekarang. HNSI itu anggotanya tidak main-main, 17 juta orang,” terangnya.

Nama lain yang masuk dalam struktur DPN PKP adalah Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno sebagai Ketua Dewan Pembina. Mayjen TNI (Purn) Aslizar N. Tanjung sebagai Wakil Ketua Umum.

Tokoh lainnya adalah Marsekal Muda (Purn) Kusnadi Kardi, mantan petinggi Angkatan Udara, Laksamana Muda (Purn) Rosihan Arsyad, mantan tokoh penting Angkatan Laut, dan ada pula Purnawirawan Jenderal Bintang Dua dari Kepolisian yang pernah memegang jabatan penting di Mabes Polri.

Untuk pengurus yang berlatar belakang sipil, selain saya sendiri yang dikenal publik sebagai pengamat atau ahli di bidang politik, hukum, dan kepemiluan, ada juga pengusaha sekaligus politisi Ellen Sukmawati yang menjabat sebagai Bendahara Umum.

Selebihnya, pengurus DPN PKP diisi oleh mereka yang berprofesi sebagai artis, seniman, advokat, dokter, tenaga medis, pegiat lingkungan, dan sebagainya.

“Di era baru dan dengan semangat baru ini kami mengusung ‘tagline’ perjuangan: PKP Manunggal Bersama Rakyat! Slogan ini bermakna bahwa PKP bercampur, berpadu, dan tidak terpisahkan dari rakyat,” tutupnya.(Kor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.