Belum Setor PAD, Pemkot Tangsel Didesak Reshuffle Direksi PT PITS

0 82

SPcom TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan didesak segera melakukan perombakan direksi BUMD PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS).

Anggota Komisi 3 DPRD Tangsel, Muhamad Aziz mengatakan, hingga saat ini kinerja PT. PITS sangat jauh dari ekspektasi. Belum ada penerimaan asli daerah (PAD) yang diberikan ke Pemkot Tangsel.

“Kita sudah seringkali mengundang direksi PT. PITS, menanyakan modal Rp 65 milyar sudah menghasilkan apa belum. Namun setelah dievaluasi kinerjanya selama 8 tahun memang masih jauh dari yang diharapkan,” ujarnya dalam diskusi yang diselenggarakan SMSI bersama LIRA, Rabu (27/10/2021).

Mantan Anggota DPRD Tangsel Periode 2009-2014, Hery Sumardi pun angkat bicara. Menurutnya saat itu ada lima rekomendasi bisnis usaha untuk PT. PITS, namun hingga saat ini hanya dua yang dijalankan.

“Bagaimana analisa bisnisnya, sampai tidak menghasilkan profit. Seharusnya wali kota segera mengganti direksi-direksinya,” terang salah satu tokoh pendiri Tangsel ini.

Asda 2 Pemkot Tangsel, Dendi Priandana mengakui bahwa kinerja PT. PITS sangat kurang maksimal. Hanya saja ia belum secara gamblang akan merencanakan reshuffle direksi.

“Harapannya kita juga BUMD perdana di Tangsel ini dapat memberikan kontribusi terhadap PAD Tangsel dan bermanfaat bagi masyarakat. Kedepannya kita berharap bisa membentuk badan usaha yang fokus sesuai divisinya, tidak seperti sekarang yang gendut tapi tidak membuahkan hasil,” jelasnya.

Menanggapi itu semua Direktur Operasional PT. PITS, Sugeng Santoso mengklaim pihaknya sudah melakukan upaya yang terbaik. Sehingga dari tahun pertama yang mengalami kerugian, pada tahun 2020 telah mencetak laba Rp 4 milyar.

“Dari hasil pengelolaan limbah medis, sampai penjualan air minum bersih, kita sudah memiliki keuntungan. Walaupun masih belum bisa memberikan PAD karena terbentur dengan aturan yang harus mencapai 20 persen dari setara penyertaan modal BUMD,” kilahnya. (Kor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.