Sodomi Remaja, Tukang Timbang Ikan Ditangkap

0 11

SPcom BANYUWANGI – Unit Reskrim Polsek Muncar menangkap seorang pria berinisial S (20) yang merupakan seorang tukang timbang ikan karena diduga telah melakukan sodomi kepada remaja berusia 17 tahun, di sebuah kebun di wilayah setempat.

Awal mula kasus sodomi ini terjadi saat korban bertemu dengan tersangka di depan sebuah rumah ibadah di wilayah Kecamatan Muncar. Antara korban dan tersangka saling kenal.

Pertemuan tak sengaja itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, pada tahun baru, Sabtu (1/1/2022) lalu. Ketika itu korban diminta oleh tersangka mengantar ke Desa Wonosobo, Kecamatan Srono.

Namun di tengah perjalanan korban diminta mengantar ke perkebunan. Alasannya tersangka hendak mencari kayu.

Sekitar pukul 23.30 WIB, korban mengajak tersangka pulang. Tapi ajakan itu ditolak oleh tersangka. Tersangka kemudian memukul korban dengan kayu.

“Korban diajak ke perkebunan, dipukul terus disodomi,” ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Nasrun Pasaribu, Kamis (13/1/2022).

Tak hanya sekali, pelaku yang bekerja sebagai tukang timbang ikan itu memukul korban sebanyak dua kali.

Hal ini untuk membuat korban takut dan kemudian pelaku dengan mudah melakukan pencabulan terhadap korban. Pemukulan pertama mengenai leher dan yang kedua pukulan tersangka mengenai pelipis.

“Sampai-sampai korban meminta kepada pelaku agar tidak dibunuh. Kelemahan korban inilah yang kemudian membuat tersangka tambah kalap dan menyuruh korban untuk berbuat tak layak dan berujung sodomi,” ungkap Nasrun.

Puas melampiaskan nafsu bejatnya, tersangka langsung meninggalkan korban di Desa Palurejo, Kecamatan Muncar.

“Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian setempat,” kata Nasrun.

Polisi langsung bergerak cepat hingga akhirnya berhasil menangkap tersangka. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka dijerat Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara.

Sementara itu, saat ditanya, tersangka S mengaku melakukan tindakan tak terpuji secara tiba – tiba dan tidak niat seperti itu. S juga mengaku kerap menonton film cabul. (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.