Ki Joko Bodo Meninggal Dunia, Telah Hijrah Sejak 2018

0 18

SPcom JAKARTA – Dunia hiburan kembali berduka, paranormal bernama Agus Yulianto atau yang akrab disapa Ki Joko Bodo meninggal dunia pada Selasa (22/11/2022) sekitar pukul 09.57 WIB di rumahnya di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Mengenal Ki Joko Bodo, publik pasti ingat akan sosoknya yang dikenal luas sebagai seorang ahli spiritual atau paranormal. Diketahui, ilmu Ki Joko Bodo yang paling dikenal adalah Ilmu Gendam Putih.

Ketika itu Ki Joko Bodo mengaku bahwa kemampuan spiritual yang dimilikinya didapat lantaran ia lahir bersamaan dengan meletusnya Gunung Agung di Bali.

Keputusan Ki Joko Bodo untuk hijrah pada 2018 silam membuat publik kaget lantaran selama ini dirinya memang dikenal sebagai paranormal terkenal dengan bayaran hingga ratusan juta.

Ia memutuskan memotong rambut panjangnya. Hal itu diungkapkan sebagai niat dirinya bertobat.

“Ayah saat itu memutuskan untuk memotong rambutnya dan kami melihat Ayah salat. Saat itu, beliau kalau mendengar azan langsung berhenti dari segala aktivitasnya dan pergi ke musala. Dan itu yang menurut saya menjadi titik balik Ayah bertobat,” ungkap anak almarhum, Ayda Prasasti, saat diwawancara beberapa bulan lalu.

Ki Joko Bodo mengaku bertobat dan menjalani hijrah setelah merasa sedih dan selalu menangis kala dirinya pergi menunaikan ibadah haji dan umrah di Tanah Suci.

“Saya selalu menangis kalau saya berada di depan Ka’bah dan itu terulang saat saya naik haji dan menjalankan umrah. Dari situ saya berupaya untuk mencari siapa Tuhan yang paling kuasa,” ungkap Ki Joko Bodo.

“Saat saya khusyuk beribadah kepada Yang Maha Kuasa, saya merasa ingin lebih dekat lagi dengan Allah. Akhirnya saya niatkan untuk mendekatkan diri sama Allah dengan meninggalkan segala aktivitas yang saya jalani. Karena saya yang dulu mencari Tuhan, saya merasa menemukannya, dan menjadi jalan saya hijrah,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Ki Joko Bodo juga mengaku telah mewakafkan sebagian rumahnya yang selama ini dipakai untuk praktik paranormal untuk dibangun masjid.

“Rumahku sudah aku wakafkan untuk masjid yang di sana, yang buat praktik (dukun) dulu itu,” katanya.

Setelah hijrah, Ki Joko Bodo menjalani aktivitas sebagai pemandu wisata rohani dan membuka konsultasi penyakit dan percintaan yang jauh dari praktik syirik atau perdukunan. (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.