BMKG: Waspada Tanah Longsor dan Banjir Bandang Usai Gempa

0 8

SPcom JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberi peringatan kepada masyarakat usai gempa yang mengguncang Kabupaten Cianjur dan sekitarnya pada 21 November 2022 kemarin. Guncangan gempa dengan magnitudo 5,6 kemarin bisa memicu bencana lanjutan berupa tanah longsor dan banjir bandang.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa imbauan bencana lanjutan ini dikhususkan bagi masyarakat Cianjur yang bermukim di daerah lereng-lereng perbukitan dan lembah atau bantaran sungai.

Ia menuturkan, daerah lereng perbukitan tersebut mungkin menjadi rapuh setelah dilanda gempa bumi kemarin.

“Lereng-lereng yang rapuh ini ditambah hujan deras dapat memicu terjadinya longsor dan banjir bandang dengan membawa material runtuhan lereng. Jadi masyarakat dan pemerintah setempat juga perlu mewaspadai adanya kolateral hazard atau bahaya ikutan usai gempa kemarin,” ujarnya.

BMKG mengimbau agar masyarakat tidak memaksakan diri untuk kembali ke rumah apabila bangunan tersebut telah retak atau rusak.

“Untuk sementara jangan memaksakan kembali ke rumah jika bangunannya rusak atau retak-retak. Hingga pukul 06.00 WIB, 22 November 2022, telah terjadi 117 gempa susulan dengan terbesar tinggi getaran 4.2 dan terkecil 1.5 magnitudo,” katanya.

Dwikorita menekankan kepada masyarakat agar tidak mudah percaya tentang berita-berita yang tidak jelas sumbernya. Ia meminta masyarakat hanya mendengarkan informasi resmi yang bersumber dari BMKG.

“Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal-kanal komunikasi resmi BMKG,” tutur Dwikorita. (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.