Sri Mulyani Targetkan Subsidi Naik Tiga Kali Lipat di Tengah Ancaman Resesi

0 14

SPcom JAKARTA –  Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga tren pemulihan ekonomi nasional. Terlebih dunia tengah diancam risiko resesi pada tahun 2023.

Demi merealisasikan keamanan perekonomian Tanah Air, Sri Mulyani menyebut bahwa pemerintah fokus mendukung dari sektor konsumsi.

Pemerintah dilaporkan telah menggelontorkan dana senilai Rp104 triliun untuk program ketahanan pangan agar harga tidak mengalami inflasi yang tinggi. Kita akan jaga perekonomian yang tumbuh tinggi agar tetap bertahan pada 2023.

Kita akan tetap menjaga faktor-faktor yang mendukung perekonomian nasional, salah satunya konsumsi, janji Sri Mulyani dalam webinar ekonomi nasional yang dipantau di Jakarta, Minggu (22/1).

Selain itu, Sri Mulyani juga mengungkap harapannya agar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ataupun institusi riset lain mulai melakukan riset terkait meningkatkan produktivitas bahan pangan. Ini dilakukan mulai dari pembibitan, pemupukan sampai pengairan.

Sri Mulyani melanjutkan, pemerintah juga fokus menjaga daya beli masyarakat rentan. Langkah ini dilakukan lewat program-program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan, pemberian sembako, dan penyaluran subsidi. Tak terkecuali subsidi energi yang harganya mengalami kenaikan signifikan di 2022.

Kita menjaga daya beli masyarakat sampai subsidi naik tiga kali lipat. Keuangan negara harus sehat agar bisa menjaga masyarakat, jadi untuk inflasi saja, kita melakukan banyak hal, lanjutnya, seperti dilansir suara.com.

Pemerintah juga meningkatkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi menjadi senilai Rp370 triliun dengan suku bunga rendah hingga 3 persen.

Kita akan terus menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, ucapnya. (SP)

Leave A Reply

Your email address will not be published.