suryapagi.com
NEWSREGIONAL

Viral! Wanita Pisahkan Gerombolan Pria yang Bawa Celurit, Polisi Angkat Bicara

SPcom BOGOR – Sebuah video yang menunjukkan sekelompok pria bersenjata tajam menyerang seseorang di Jl Pulo Empang, Bogor Barat, Kota Bogor, viral di media sosial. Aksi itu dilerai oleh seorang wanita.

Dalam video viral yang dilihat, tampak sejumlah pria membawa senjata tajam sedang mengejar seseorang yang berlari ke arah kerumunan kelompok pria lainnya. Sambil mengayunkan celuritnya tiga pria itu berteriak dan mengejar seorang pria lainnya.

Dalam video itu, terdengar suara perempuan menjerit dan suara pria yang meminta agar tiga pria bercelurit menghentikan aksinya.

“Ulah, ulah, ulah (jangan, jangan, jangan) urang budak kosan (saya anak kosan),” ucap seorang wanita mencoba melerai keributan.

Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Rizka Padhila mengatakan keributan dalam video viral tersebut terjadi pada Kamis (27/7) dini hari lalu. Anggota kepolisian sempat datang ke lokasi, namun para pelaku sudah melarikan diri.

“Kejadiannya Kamis dini hari lalu itu, tidak ada laporan korban luka dan tidak ada laporan polisi juga. Anggota juga langsung ke lokasi, tapi pelaku sudah kabur,” kata Rizka dikonfirmasi detikcom.

Rizka menyebut keributan dipicu teriakan pengunjung salah satu kos-kosan, ketika kelompok pemotor bersenjata tajam melintas di Jl Pulo Empang, Kota Bogor.

“Jadi berdasarkan hasil penyelidikan kami, ada rombongan motor itu lewat situ, kemudian korban meneriaki rombongan itu. Sehingga rombongan motor itu berhenti karena teriakan itu dianggap tantangan. Kemudian yang meneriaki itu dikejar. Jadi bukan sengaja nyerang kosan,” kata Rizka.

“Jadi korban ini bukan orang situ juga, jadi dia sedang main ke teman perempuannya, penghuni di kos kosan itu. Saat kejadian korban ini bersama teman perempuannya sedang makan cuanki di depan kosan, kemudian rombongan motor itu lewat. Diteriakinlah, dan itu memicu mereka berhenti karena dianggap menantang,” tambahnya.

Rizka menyebut sosok perempuan yang melerai adalah teman perempuan dari pria yang dikejar kelompok pria bercelurit.

“Dia memang penghuni kos itu, nah korban ini yang dikejar ini sedang main ke kosan perempuan itu. Jadi memang kondisi si korban ini mabuk ya, terus temannya itu melerai, dan pelaku pergi lagi,” kata Rizka.

“Korban ini maksudnya bukan korban luka atau apa, jadi korban ini karena dia yang dikejar sama rombongan motor,” tambahnya. (SP)

Related posts

Mario Teguh-Istri Dipolisikan Atas Kasus Penipuan Sebesar Rp 5 Miliar

Ester Minar

KSAD Dampingi Menko Marves, Tinjau Program Ketahanan Pangan di Sukabumi

Sandi

Status Zona Hijau Covid-19 Kepulauan Seribu Utara Rontok

Sandi

Leave a Comment