suryapagi.com
NEWSREGIONAL

Viral! Sapi Jumbo Ditemukan Tewas Terlilit Tali, Batal Dikurbankan

SPcom GUNUNGKIDUL – Seekor sapi jumbo seberat 1 ton yang seharusnya menjadi hewan kurban di Masjid Salafiyah Padukuhan Dengok 5, Kelurahan Dengok, Playen, Gunungkidul, Yogyakarta, ditemukan tewas terlilit tali pengikatnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari video viral di akun Instagram @pantaujogjakarta, sapi tersebut masih dalam keadaan baik-baik saja pada Sabtu (15/06/2024) sekitar pukul 24.00. Sapi itu diikat di sisi selatan masjid yang sedang dalam proses pembangunan total.

Karena tidak ada warga yang berjaga atau tidur di masjid, sapi tersebut tidak terkontrol. Akibatnya, sapi ditemukan mati dengan tali melilit tubuhnya keesokan paginya.

Kejadian ini sontak menimbulkan beragam reaksi dari netizen. Akun @enanprihatna berkomentar, “Insyaallah mudah²an niat berkurban pemiliknya Allah Ta’ala terima, aamiin.”

Sementara itu, akun @hildhaaaaaa mengungkapkan rasa belasungkawanya, “Kasihan sapinya. Mati kesakitan dan perlahan ????.”

Ada juga netizen yang memberikan saran alternatif, seperti akun @dwiandhika884 yang menyarankan, “Disumbangin buat makan harimau di kebun binatang aja.”

Menurut keterangan warga sekitar, sapi tersebut dibeli dari Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah, dengan harga mencapai Rp95 juta. Sapi ini rencananya akan disembelih pada Hari Raya Idul Adha 1445 Hijriah.

Namun, takdir berkata lain. Sapi tersebut diduga panik dan meronta-ronta hingga tali pengikatnya melilit tubuhnya sendiri. Sapi itu kemudian mati lemas karena tercekik tali.

Kejadian ini memberikan hikmah bagi kita semua tentang pentingnya pengawasan terhadap hewan kurban. Selain itu, kejadian ini juga mengajarkan kita untuk selalu berserah diri kepada Allah SWT atas segala takdir yang terjadi. (SP)

Related posts

Nasib Dua Maling Sapi, Mobil Dibakar Nyawa Melayang

Sandi

Sopir Mobil Pikap Tewas Mengenaskan Lantaran Jatuh ke Bawah Tebing 30 Meter

Ester Minar

Curi Kabel Penangkal Petir, Dua Pria Ditangkap

Ester Minar

Leave a Comment