suryapagi.com
MISTERIRAGAM

Fenomena Membaca Khodam Secara Online, Mistis Atau Hiburan?

“Membaca Khodam memang tidak semudah berkomunikasi dengan bangsa manusia, yang berada dalam satu dimensi,” tegas Ki Sawung.

SPcom JAKARTA – Fenomena membaca Khodam gaib secara online lewat sosial media, kini  sedang viral. Banyak orang yang mengaku memiliki kemampuan untuk melihat Khodam seseorang, hanya dengan cara sangat mudah, lewat sosmed. Anehnya, interaksi pun amat terbatas antara pembaca Khodam dan yang dibacakan Khodamnya.

Padahal bagi seorang ahli spiritual, membaca pendamping gaib membutuhkan proses yang tidak sebentar, dengan sesaji yang tidak sederhana. Karennya ada yang menyebut fenomena membaca Khodam gaib secara online sekadar lucu-lucuan, tapi tidak sedikit yang mempercayainya. Tapi bagi seorang praktisi spiritual, semua yang ditampilkan di sosmed tidak lebih dari hiburan.

Jadi membaca Khodam jarak jauh secara online, juga bagian dari entertain semata. Sebab ada sifat Khodam yang sulit ditebak, sehingga untuk melihatnya pun tidak mudah. Apalagi melihat secara instan lewat sosmed, yang belum tentu benar.  Bagi para praktisi supranatural, memanggil Khodam barangkali memang sudah biasa.

Tapi tetap saja tidak semudah mengucapkannya. Sebab butuh persiapan, perlengkapan, serta media yang tepat. Ada aturan main yang tidak sembarangan bisa menembus alam gaib, untuk berinteraksi dengan Khodam pendamping. Terlebih lagi, karakter Khodam juga sangat tertutup, tidak mudah menampakkan diri karena ada yang mereka jaga, agar tidak secara sembarangan mewujud di depan manusia.

“Fungsi Kohdam ada dua, sebagai  penjaga atau pembantu yang kita lakukan. Khodam itu kelemahannya, kalau dari entitas gaib, jika sudah terlihat gampang dikerjain. Jadi, dia gak mau menampakan dengan begitu mudahnya. Ada aturannya ya. Jadi, kalau ditampakan di sosial media kayak Tiktok saya anggap entertain aja,” ujar Ki Sawung, Praktisi Supranatural, seperti dikutip dari tayangan ganjil misteri.

Dalam tradisi spiritual, ada cara-cara atau tahapan-tahapan untuk bisa berkomunikasi dengan Khodam. Seorang praktisi yang sesungguhnya, juga memiliki pedoman,selain kitab yang menjadi landasan untuk berinteraksi dengan segala yang tak terlihat.  Ya, untuk melihat sosok Khodam yang ada pada seseorang, juga dibutuhkan sarana dan media tertentu, yang tidak sembarang orang memilikinya.

Media inilah yang akan menjadi akses untuk terbukanya komunikasi dengan Khodam. “Jadi, membaca Khodam memang tidak semudah berkomunikasi dengan bangsa manusia, yang berada dalam satu dimensi,” tegas Ki Sawung. (SP)

Related posts

Verrell Bramasta Kaget Saat Mamanya Pacaran Dengan Ferry Irawan

Ester Minar

Misteri Anak Gimbal Dieng, Anak-anak Pilihan Kiai Kolodete & Nini Roro Ronce

Rasid

Medina Zein Ancam Bongkar Perselingkuhan Sang Suami

Ester Minar

Leave a Comment