“Enggak (bangkrut), itu kan kalau kita nggak laku ya, kalau nggak laku, baru, kalau ini tutup lho,” ujar Ashanty
SPcom JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari Ashanty. Ya, Ashanty secara resmi menutup seluruh outlet bisnis kuenya, yang telah beroperasi selama enam tahun dan memiliki 15 outlet, termasuk outlet di sejumlah mall di tanah air, serta 200 karyawan. Pengumuman penutupan ini disampaikan langsung Ashanty, yang didampingi Anang Hermansyah kepada perwakilan karyawan di outlet Radio Dalam, Jakarta Selatan, Kamis (311/7) kemarin.
Meski menutup semua gerainya, Ashanty membantah bahwa toko kuenya bangkrut. “Enggak (bangkrut), itu kan kalau kita nggak laku ya, kalau nggak laku, baru, kalau ini tutup lho,” ujar Ashanty kepada awak media. Ashanty mengungkapkan bahwa sewa outlet pun masih sampai tahun depan. “Mall yang 15 tutup pun masih lama dan produknya dicari orang,” imbuhnya.
Mengenai untung atau rugi, Ashanty enggak menjawabnya dengan gamblang. “Untung atau rugi? Mau aku kasih tahu? Jangan,” tambahnya. Ia hanya menyatakan jika dirinya dan partner yang mengurus Lu’Miere sudah tak satu visi dan misi. Ashanty juga sempat mengunggah momen dirinya mendirikan Lu’miere di akun Instagramnya, mulai dari pembukaan gerai hingga kumpul bersama para karyawan.
“Terima kasih atas kesetiaan dan dukungan para Lumers sampai saat ini,” tulis Ashanty dalam unggahannya pada Rabu, 30 Juli 2025. “6 tahun bertahan di tengah suka dan duka, bahkan sampai pencinta Lumers selalu setia sampai hari ini, maafkan kami. Love u, Lu’miere,” tandasnya. (SP)

