“Capek sih pasti, tapi semua terbayar karena pekerjaan ini berdampak positif untuk industri film Indonesia,” katanya
SPcom JAKARTA – Aktris sekaligus produser Prilly Latuconsina tengah menjalani hari-hari super padat menjelang Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Meski mengaku deg-degan, Prilly merasa semakin bersemangat karena persiapan acara semakin meriah dan matang. Tahun ini menjadi tahun kedua Prilly terlibat dalam penyelenggaraan FFI. Berbeda dari tahun sebelumnya yang penuh kebingungan, kini ia mengaku lebih memahami alur kerja dan koordinasi tim.
“Sekarang timnya sudah terbiasa dan lebih solid,” ujarnya. Proses persiapan FFI disebutnya berlangsung hampir satu tahun penuh, mulai dari pemilihan pengisi acara, konsep red carpet, pendataan dan pengiriman undangan, hingga pembuatan merchandise eksklusif untuk tamu. Selain itu, Prilly juga membuat program kolaborasi dengan festival-festival lokal di berbagai daerah Indonesia serta menggarap podcast YouTube FFI, yang menurutnya seru sekaligus menantang.
“Capek sih pasti, tapi semua terbayar karena pekerjaan ini berdampak positif untuk industri film Indonesia,” katanya. Menanggapi isu penggunaan dana pribadi untuk acara, Prilly menegaskan bahwa seluruh pendanaan FFI bersumber dari anggaran resmi Kementerian Kebudayaan. “FFI punya anggaran sendiri. Saya hanya memastikan pengelolaannya efisien. Jadi tidak benar kalau saya pakai uang pribadi, karena saya juga digaji,” tegasnya.
Di tengah kesibukan FFI, Prilly juga sedang menjalani syuting film horor yang berlangsung malam hari, mulai pukul 23.00 hingga 06.00 pagi. Setelah syuting, ia langsung menghadiri press conference dan meeting FFI di siang hari. “Kadang sudah oleng, tapi ya dinikmati saja,” ujarnya sambil tertawa. (SP)

