Langkah tatap muka ini disambut baik oleh kuasa hukum Nikita Mirzani, Marulitua Sianturi
SPcom JAKARTA – Proses mediasi antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys kembali menemui jalan buntu. Upaya mencapai kesepakatan damai yang difasilitasi oleh mediator gagal terlaksana setelah proposal dari kedua belah pihak saling ditolak. Situasi tersebut membuat mediator mengambil langkah baru: mempertemukan langsung kedua prinsipal agar dapat berdiskusi dan mencari solusi bersama.
Langkah tatap muka ini disambut baik oleh kuasa hukum Nikita Mirzani, Marulitua Sianturi. Ia menyatakan kesiapannya menghadirkan kliennya dalam pertemuan tersebut, meski mengakui bahwa proses administrasi tidaklah sederhana mengingat Nikita saat ini masih ditahan di Rutan Pondok Bambu.
“Siap, siap banget. Mudah-mudahan Reza Gladys bisa dihadirkan oleh kuasa hukum,” ujar Marulitua saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11). Di sisi lain, pihak Reza Gladys melalui kuasa hukumnya, Robert Par Uhum, juga menyambut positif rencana pertemuan tatap muka ini.
Ia berharap bahwa pertemuan langsung dapat membuka peluang lebih besar untuk menyelesaikan masalah kedua pihak. “Mudah-mudahan, kata mediator, biasanya kalau dia ketemu dengan prinsipal penggugat, biasanya disetujui,” kata Robert Par Uhum. Pertemuan mediasi lanjutan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 25 November 2025. Momen tersebut dianggap krusial karena akan menjadi penentu apakah proses mediasi berlanjut atau dinyatakan deadlock.
“Secara resmi nanti, apakah mediasi ini deadlock atau tidak, itu nanti minggu depan, tanggal 25 November 2025,” pungkas Marulitua. Pertemuan tersebut kini menjadi harapan terakhir untuk menyelesaikan konflik berkepanjangan antara Nikita Mirzani dan Reza Gladys tanpa harus melanjutkan perkara ke tahap persidangan. (SP)

