Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan laporan kegagalan mediasi dan pembacaan gugatan
SPcom JAKARTA – Upaya perdamaian antara Nikita Mirzani dan dr. Reza Gladys menemui jalan buntu. Proses mediasi terkait gugatan perbuatan melawan hukum senilai Rp200 miliar yang diajukan pihak Nikita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dinyatakan gagal. Kini, kedua belah pihak bersiap adu kekuatan di persidangan selanjutnya. Marulitua Sianturi, kuasa hukum Nikita Mirzani, menegaskan bahwa kliennya tidak akan mundur selangkah pun.
Ia memastikan gugatan tersebut akan terus berjalan hingga tuntas.”Kali ini bakal mencabut? Tidak mencabut. Sudah pasti tidak. Kita gas terus. Kita fight terus!” tegas Marulitua di PN Jakarta Selatan, Selasa (2/12). Pihak Nikita juga mengingatkan bahwa putusan pidana yang melibatkan kliennya dan Ismail Marzuki belum inkrah (berkekuatan hukum tetap). “Masih bisa terjadi perubahan besar terhadap putusan itu,” tambahnya, mengisyaratkan bahwa posisi hukum mereka masih sangat dinamis.
Di sisi lain, kubu Reza Gladys juga tak gentar. Surya Batubara selaku kuasa hukum Reza Gladys menyatakan kesiapannya meladeni “serangan” pihak Nikita. Menurutnya, jika tidak ada permintaan maaf, maka jalur hukum adalah satu-satunya jalan. “Kalau sudah melawan hukum, apalagi mau dimohonkan kepada kita? Kecuali dia minta maaf. Kalau tidak, ya kita perang!” seru Surya Batubara.
Pihak Reza Gladys juga menyindir agar pihak Nikita konsisten dan menghargai proses pengadilan. “Kami ingatkan, hargai pengadilan. Bertanggung jawab atas gugatan, mohon supaya jangan dicabut lagi,” sindirnya. Senada dengan Surya, tim kuasa hukum Reza lainnya, Darsono Edo, menyatakan siap membuka semua kartu di sidang pembuktian. “Tinggal masing-masing kita perkuat bukti dan saksi. Nanti kita uji bersama majelis hakim,” tandasnya. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan laporan kegagalan mediasi dan pembacaan gugatan. (SP)

