Anies Perpanjang PSBB Transisi di Jakarta Hingga 13 Agustus

Angka positivity rate di Jakarta masih 6,5 persen

Anies Perpanjang PSBB Transisi di Jakarta Hingga 13 Agustus
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Youtub Pemprov DKI)

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali memperpanjang PSBB transisi hingga 13 Agustus 2020. Adanya kenaikan kasus di masa PSBB transisi fase 1 tahap kedua menjadi salah satu pertimbangannya.

Hal ini diungkapkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam keterangannya yang disiarkan Live Youtube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (30/7/2020) petang.

Menurut Anies, data menunjukkan ada kenaikan penyebaran kasus Covid-19 di Jakarta. Kondisi ini belum mengalami perbaikan sejak perpanjangan PSBB transisi dua minggu lalu.

"Kondisi in ikita bisa ketahui dengan akurat, karena Jakarta agresif melakukan testing, tracing dan treatment," ujarnya.

Bahkan Anies menjelaskan, dalam satu pekan ini saja Pemprov DKI Jakarta telah melakukan testing terhadap 43.316 orang. Angka ini empat kali lipat standar WHO untuk wilayah dengan ukuran Jakarta.

"Positivity rate 6,5 persen. Itu artinya persentase positif dari semua yang dites masih di atas standar WHO yang maksimal harus 5 persen. Walaupun kita masih di bawah angka nasional, yang satu pekan ini 13,6 persen," jelasnya.

Strategi Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, untuk testing ditargetkan mencari kasus-kasus baru. "Hari ini saja lebih dari 80 persen spesimen tes di DKI untuk mencari kasus baru, sisanya pengulangan," ucapnya.

Dengan begitu, pencegahan penularan akan bisa lebih cepat dilakukan. Meskipun akhirnya angka kasus penularan Covid-19 di Jakarta terlihat terus meningkat.

"Mempertimbangkan semua kondisi, kita memutuskan untuk kembali memperpanjang PSBB masa transisi ini di fase pertama untuk ketiga kalinya sampai 13 Agustus," tandasnya.(Sp)