Bawa Ganja 230 Kg, 5 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Mereka ditangkap di perairan Langkawi

Bawa Ganja 230 Kg, 5 WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Ilustrasi

JAKARTA - Tertangkap membawa ganja 230 Kg oleh otoritas Malaysia, 5 warga negara Indonesia (WNI) terancam di hukum mati.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Judha Nugraha mengkonfirmasi, bahwa kelimanya ditangkap oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di Langkawi, pada Sabtu (25/7/2020).

Menurut Judha, pihaknya APPM mengirimkan surat kepada KJRI Penang pada 27 Juli 2020, yang isinya pemberitahuan terkait penangkapan dua kapal kayu tidak bermotor di perairan Langkawi yang berisi WNI.

"Dari dua kapal itu masing-masing ada tiga WNI dan dua WNI sehingga total ada 5 WNI," kata Judha dalam paparannya yang disampaikan secara virtual, Jumat (7/8/2020).

Dalam kapal tersebut ditemukan 230 kg ganja yang membuat lima WNI tersebut lantas ditahan. Adapun kelima WNI tersebut didakwa melakukan pelanggaran section 39b akta benda berbahaya tahun 1952 dengan ancaman hukuman mati.

"Sesuai dengan prosedur maka kami Kementerian Luar Negeri dan perwakilan RI di Malaysia akan melakukan pendampingan kepada WNI tersebut dengan melakukan lawyer yang sudah ada," tandasnya.(Sp)