suryapagi.com
NEWSREGIONAL

Geger! Atap Sekolah Tiba-tiba Ambruk, Ratusan Siswa Terluka

SPcom BOGOR – Tiga ruang kelas dan satu aula di SMK Negeri 1 Cileungsi ambruk sehingga menimpa ratusan siswa saat proses kegiatan belajar mengajar (KBM), Rabu (10/9/2025).

Hal itu dibenarkan oleh Camat Cileungsi, Adi Hendryana, bahwa kejadian ambruknya atap bangunan sekolah tersebut sekitar pukul 09.30 WIB.

“Ya tadi kejadiannya sekitar 09.30 WIB dan sekarang saya ada di lokasi kejadian. Untuk kondisinya terdapat tiga ruang kelas 10-11-13 dan satu ruang aula yang atapnya ambruk, kemudian menimpa siswa SMKN 1 Cileungsi saat proses belajar mengajar,” katanya, Rabu (10/9/2025).

Ia mengaku, belum mengetahui penyebab ambruknya bangunan ruang kelas tersebut, dikarenakan tidak ada angin kencang dan curah hujan tinggi melanda wilayah Kecamatan Cileungsi.

“Jadi kita belum tahu penyebabnya, karena angin dan hujan saja tidak ada saat kejadian. Nah, bisa jadi kondisi kontruksi baja jaringan pada bangunan tersebut tidak kuat untuk menahan beratnya genteng, jadi itu yang menyebabkan ambruk,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, ada sejumlah siswa yang dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun belum diketahui kondisinya sekarang seperti apa.

“Tidak ada korban jiwa, tapi ada sebagian anak yang luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu RS MH Thamrin dan RS Merry Cileungsi dan sekarang kita belum tahu kondisinya seperti apa,” ungkapnya.

Akibat hal itu, Adi Hendryana menuturkan, kalau proses belajar mengajar di SMKN 1 Cileungsi dihentikan sementara.

“Proses belajar mengajar dihentikan sementara dan siswa kita pulangkan terlebih dahulu, karena kita juga harus mengecek, takutnya ada bangunan kondisinya sama dengan kontruksi baja jaringan yang ambruk ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi mengatakan, ada sebanyak 31 siswa dan dua guru mengalami luka akibat kejadian ambruknya bangunan SMKN 1 Cileungsi tersebut.

“Untuk korban luka-luka itu ada sebanyak 31 siswa dari kelas 10 dan 12, serta 2 orang guru. Dan mereka dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu 26 siswa di RS MH Thamrin dan 5 siswa di RS Merry, dan sekarang 20 siswa dari RS MH Thamrin sudah dipulangkan, sisa 6 siswa masih dalam penanganan,” ucapnya.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya sedang melakukan evakuasi dan membersihkan puing puing bangunan yang ambruk akibat tidak kuat menahan beratnya atap.

“Kita masih evakuasi, dan bangunannya kurang kuat jadi rubuh. Dan kita minta siswa untuk dipulangkan terlebih dahulu dan proses belajar mengajar dihentikan sementara,” pungkasnya. (SP)

Related posts

Kalah Duel, Dua Pemuda Balas Bacok Empat Orang Hingga Tewas

Ester Minar

Supir Odong Odong Hamili Gadis Dibawah Umur

Ester Minar

Diadakan Tes Urine Dadakan, Dua Anggota Polisi Positif Narkoba

Ester Minar

Leave a Comment