Gunung Sinabung Erupsi, BPBD Bangun Posko dan Dapur Umum

Hari Senin ini Gunung Sinabung dua kali erupsi

Gunung Sinabung Erupsi, BPBD Bangun Posko dan Dapur Umum
Erupsi Gunung Sinabung. (ist)

JAKARTA - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara meletus sebanyak dua kali dengan interval waktu pendek pada hari ini, Senin (10/8/2020). Waktu kemunculan dua letusan Gunung Sinabung tersebut hanya terpaut satu jam.

Erupsi pertama Gunung Sinabung hari ini terjadi sekitar pukul 10.16 WIB, Senin pagi. Letusan pertama ini mengeluarkan kolom abu setinggi ± 5 Km di atas puncak Gunung Sinabung. Saat itu, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur dan tenggara.

Dari laporan tertulis petugas Moh Nurul Asrori, yang dilansir Suryapagi.com dari laman resmi milik Badan Geologi, Kementerian ESDM, yakni Magma Indonesia, menunjukkan letusan pertama di Gunung Sinabung pada Senin pagi terekam di seismograf, dengan amplitudo maksimum 120 mm dan durasi selama 1.785 detik.

Satu jam kemudian, Gunung Sinabung kembali erupsi. Letusan kedua Gunung Sinabung tersebut terjadi sekitar pukul 11.17 WIB, juga Senin pagi. Letusan kedua tersebut terekam di seismograf memiliki amplitudo maksimum 120 mm, dengan durasi selama 2.246 detik.

Dua letusan pada Senin pagi menggenapi erupsi Gunung Sinabung dalam 3 hari terakhir menjadi 4 kali. Dua letusan yang lain terjadi pada Sabtu lalu, 8 Agustus 2020. Keduanya merupakan erupsi Sinabung yang pertama pada tahun 2020.

Berdasarkan analisis PVMBG, erupsi Sinabung pada 8 Agustus lalu termasuk dalam jenis letusan freatik. Sebab, erupsi pada 8 Agustus 2020 tidak didahului oleh kenaikkan gempa-gempa vulkanik yang signifikan. Hal itu menandakan tidak ada suplai magma ke permukaan kawah Gunung Sinabung.

"Erupsi yang terjadi pada 8 Agustus 2020 lebih diakibatkan oleh overpressure dan aktivitas permukaan," demikian tertulis di laman tersebut.

Kepala Pusat data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyatakan setidaknya ada tiga kecamatan di Kabupaten Karo yang terpapar hujan abu akibat erupsi Gunung Sinabung pada hari ini: Naman Teran, Berastagi dan Merdeka. Sabtu lalu, wilayah Berastagi dan Merdeka juga terguyur hujan abu vulkanik dari Sinabung

"Wilayah tersebut terpapar abu vulkanik yang cukup tebal," kata Raditya dalam keterangan resminya, Senin (10/8/2020).

Menurut Raditya, Tim Reaksi Cepat BPBD Karo mulai mendirikan posko dan dapur umum untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat penyintas. Selain itu, BPBD Karo menggerakkan 6 unit mobil tanki air dan 1 unit water-canon untuk membersihkan abu vulkanik yang menutupi jalan atau fasilitas umum. Masker dan air bersih pun didistribusikan ke masyarakat terdampak.

"Pemerintah Kabupaten Karo telah memberikan imbauan kepada warga setempat untuk tetap berada di dalam rumah," tandasnya.(Sp)