Ironis! Insentif Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Belum Cair

Insentif untuk bulan Juni dan Juli 2020

Ironis! Insentif Penggali Kubur Jenazah Covid-19 Belum Cair
Petugas pemakaman jenazah Covid-19. Ilustrasi

JAKARTA - Sepertinya pandemi Covid-19 sangat memukul keuangan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Hal ini berpengaruh pada insentif untuk petugas gali kubur dan sopir ambulans yang menangani jenazah Covid-19.

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati mengakui bahwa insentif para petugas tersebut untuk bulan Juni dan Juli memang belum dibayarkan.

"Tambahan instentif memerlukan waktu dalam prosesnya, dalam waktu dekat sudah dapat dicairkan," kata Suzi saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2020) malam.

Insentif ini diberikan untuk mereka yang menghadapi risiko tinggi terhadap penyakit yang disebabkan Covid-19. Mereka sendiri berstatus petugas jasa layanan perorangan (PJLP).

Namun menurut Suzi untuk gaji bulanan tetap lancar pembayarannya. "Gaji PJLP sudah dibayarkan tepat waktu setiap bulannya langsung dibayarkan melalui bank DKI," tandasnya.

Sebelumnya ada petugas gali kubur yang menceritakan bahwa insentif Juni dan Juli 2020 belum cair. Dana sebesar Rp 1 jutaan itu untuk bulan sebelumnya lancar dibayarkan.

Jumlah petugas gali kubur khusus penanganan jenazah Covid-19 di TPU Pondok Rangon ada 40 orang, TPU Tegal Alur 25 orang dan sopir ambulans 48 orang.(Sp)