Janda Penjual Mainan Anak Beralih Jadi Mucikari

Tarif Rp 700 ribu, bonus kondom

Janda Penjual Mainan Anak Beralih Jadi Mucikari
Polresta Madiun ungkap prostitusi online

MADIUN - Polresta Madiun menangkap seorang janda, ISM (35), mucikari prostitusi online. Ia menawarkan jasa esek-esek melalui aplikasi MiChat dan Whatsapp.

Kasat Reskrim Polres Madiun, AKP Aldo Febrianto mengatakan, saat menawarkan jasa seks, ISM selalu mengirimkan konten pornografi. Salah satu korbannya, masih di bawah umur.

"Jadi mereka ditawarkan melalui aplikasi percakapan MiChat dan WhatsApp. Serta memberikan konten pornografi ke calon pelanggan," kata Aldo, Selasa (11/8/2020).

Dari pengakuan tersangka, ia baru melakukan bisnis prostitusi ini setelah usahanya terdampak pandemi Covid-19.

"Sang muncikari mengaku terpaksa melakukan pekerjaan transaksi prostitusi online, karena terdampak COVID-19. Dulunya jual mainan anak-anak," terangnya.

Untuk pelayanan seks, ISM menawarkan dengan harga Rp 700 ribu. Dari jumlah itu, sebenarnya ISM hanya mendapat Rp 100 ribu. "Ia pun menyediakan kondom untuk lelaki hidung belang," tuturnya.

Perempuan yang menjadi korban yakni berumur 20 tahun, dan 15 tahun. "Dari dua korban diamankan uang senilai Rp 1,4 juta. Itu dua orang, berarti Rp 700 ribu satu orang," tandasnya .

Pelaku dijerat dengan pasal berlapis. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(Sp)