Jelang Pilkada Serentak. KASN: 369 ASN Langgar Netralitas

Jabatan pimpinan tinggi paling banyak yang melanggar, hingga mencapai 36 persen

Jelang Pilkada Serentak. KASN: 369 ASN Langgar Netralitas
Ilustrasi ASN

JAKARTA - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mencatat ada 369 ASN yang melakukan pelanggaran netralitas jelang Pilkada 2020. Pelanggaran terbanyak dilakukan ASN di media sosial.

"Berdasarkan data tahun 2020 sampai 26 Juni 2020 tercatat 369 pegawai ASN yang dilaporkan melanggar netralitas," ungkap Agus Pramusinto, Ketua KASN dalam diskusi yang digelar virtual online, Selasa (30/6/2020).

Menurut Agus, banyak ASN yang meng-upload kegiatan kampanye ataupun sosialisasi di media sosial salah satu bakal calon Pilkada. Dari total ASN yang tercatat, mencapai 27 persen.

"Lalu ada 21 persen ASN melanggar netralitas dengan melakukan pendekatan ke partai politik untuk mencalonkan diri sebagai kepala daerah," tuturnya.

Kemudian, 13 persen ASN melanggar netralitas dengan memasang spanduk atau baliho sebagai bakal calon kepala daerah atau wakil kepala daerah, sembilan persen ASN melakukan deklarasi sebagai bakal calon kepala daerah, dan sempat persen ASN menghadiri deklarasi pasangan calon kepala daerah.

Sementara kalau dihitung dari tingkat jabatannya, sebanyak 36 persen ASN pelanggar merupakan pejabat tinggi. Disusul 17 persen pelanggar dari jabatan fungsional, 13 persen jabatan administrasi, 12 persen jabatan pelaksana, dan tujuh persen camat serta lurah.(Sp)