Karyawan Terpapar Covid-19, 44 Kantor di DKI Ditutup Sementara

Wilayah Jaksel dan Jaktim terbanyak

Karyawan Terpapar Covid-19, 44 Kantor di DKI Ditutup Sementara
Ilustrasi

JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta telah menutup sementara 51 perusahaan selama PSBB transisi periode 6 Juni hingga 10 Agustus 2020. Dari jumlah tersebut, 44 perusahaan terkait adanya karyawan yang Positif Covid-19.

Kadis Nakertrans dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah mengatakan, penutupan perusahaan dilakukan setelah pihaknya melakukan sidak pengawasan protokol kesehatan Covid-19 ke 3.349 perusahaan Ibu Kota.

"Ada 389 perusahaan mendapatkan peringatan pertama, 101 peringatan kedua, dan 51 ditutup sementara," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2020).

Meskipun diinformasikan ada 44 perusahaan ditutup sementara karena kasus Covid -19, namun tidak dirincikan jumlah karyawan setiap perusahaan yang positif.

Perusahaan-perusahaan tersebut tersebar di 5 wilayah kota, yakni 12 perusahaan di wilayah Jakarta Pusat dan 3 perusahaan di Jakarta Barat.

"Kemudian, 3 perusahaan di Jakarta Utara serta masing-masing 13 perusahaan di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan," ucapnya.

Sementara itu, tujuh perusahaan lainnya ditutup karena tidak menjalankan protokol kesehatan Covid-19.(Sp)