Korban Penembakan Oknum TNI di Sepatan Meninggal

Korban sempat dirawat intensif di RS Polri Kramatjati

Korban Penembakan Oknum TNI di Sepatan Meninggal
Korban penembakan meninggal

TANGERANG - Sarmanius Gulo (23) pemuda asal Ulu Muroo, Kabupaten Nias Barat korban penembakan yang diduga dilakukan oknum TNI di Jalan Raya Mauk Sepatan, Kabupaten Tangerang meninggal dunia.

Korban meninggal dunia setelah beberapa hari menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati Jakarta Timur Sabtu (8/8/2020) sekitar pukul 16.42.

"Ya benar, korban meninggal dunia tadi sore pasca kemarin pagi menjalani operasi dibagian leher," ujar Metieli Gulo saudara korban Sabtu malam.

Saat ini pihak berwajib akan mengotopsi jenazah. Dia mengaku menyerahkan kasus penembakan ini kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom). Denpom kata dia sebagai pihak yang menangani pelaku yang diduga dilakukan oleh oknum TNI.

"Akan diautopsi oleh pihak Denpom. Kalau kasus lebih lanjut kita serahkan sama pihak berwajib. Pihak Denpom sedang dalam perjalanan untuk melakukan otopsi," ucap Metieli menambahkan.

Korban yang telah sekitar 5 tahun tinggal di Kota Bumi, Kabupaten Tangerang itu disebutkan pemuda yang baik di lingkungan. Korban yang telah sekitar 5 tahun tinggal di Kota Bumi, Kabupaten Tangerang itu disebutkan pemuda yang baik di lingkungan. Dan merupakan anak pertama dari 4 bersaudara.

Korban disebutkan memang menjadi tumpuan keluarga semenjak orangtua laki-laki telah lama meninggal dunia terlebih dahulu.

"Hanya itu yang bisa saya kasih informasi mas. Semoga korban mendapat tempat yang terbaik di sisi Nya," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sarmanius Gulo (23), menjadi korban penembakan di Jalan Raya Mauk, Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kini, pemuda itu harus menjalani perawatan di RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Sugeng Hariyanto membenarkan, insiden yang menimpa pemuda asal Ulu Muroo, Kabupaten Nias Barat, Sumatra Utara tersebut. 

"Ke Detasemen Polisi Militer (Dandenpom,red) saja confirmnya," terang Sugeng saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020) lalu.

Sugeng enggan merinci ihwal kasus penembakan tersebut. Berdasarkan informasi, oknum anggota TNI tersebut telah diamankan pihak Denpom Jaya/1 Tangerang.(Dul)