Pacar Telat Datang Bulan, Remaja Ini Dibawa ke Polisi

Orangtua pacar tidak terima anaknya sudah dicabuli

Pacar Telat Datang Bulan, Remaja Ini Dibawa ke Polisi
MDY harus menjalani proses hukum. (Foto: Istimewa)

PANDEGLANG – Ingin menjenguk pacarnya EI (16), MDY (20) malah digiring ke kantor Polisi. Orangtua EI tidak terima anaknya telah dicabuli hingga telat datang bulan.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Mochamad Nandar mengatakan, EI sendiri masih berstatus pelajar SMA. Mereka berpacaran sejak Mei 2020 lalu.

Kronologis ditangkapnya pelaku lantaran sang pacar terlambat datang bulan sehingga kabur ke Jakarta. Tak berapa lama, korban yang kembali ke rumahnya diinterogasi pihak keluarga terkait alasannya kabur.

“Pelaku ini datang ke rumah korban niatnya untuk menjenguk karena korban sempat pergi ke Jakarta. Di sanalah pelaku diinterogasi oleh orangtua korban. Awalnya susah untuk terbuka tapi akhirnya pelaku dan korban jujur bahwa telah berbuat hubungan suami istri,” jelas Nandar, Jumat (14/8/2020).

Orangtua EI tidak terima atas perbuatan MDY. Kemudian langsung membawanya ke Polsek Labuan, dan diserahkan ke Mapolres Pandeglang.

“Jadi pelaku ini modusnya akan menikahi korban jika korban mengikuti kemauan si pelaku untuk melakukan hubungan suami istri tersebut,” tuturnya.

Kini niat itu kandas karena MDY harus berurusan dengan hukum. Ia diancam pasal tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E Jo Pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun kurungan penjara.(Sp)