Polisi Grebek Warkop yang Tawarkan Perempuan Cirebon Rp 150 Ribuan

Polisi mendapati 6 perempuan muda asal Cirebon yang jadi PSK

Polisi Grebek Warkop yang Tawarkan Perempuan Cirebon Rp 150 Ribuan
Polres Gresik ungkap praktik prostitusi berkedok warkop.(Ist)

GRESIK - Polres Gresik menggerebek warung kopi (Warkop) yang menyediakan layanan plus-plus PSK. Harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau, hanya Rp 150 ribu sekali 'Keluar'.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang resah dengan praktik prostitusi berkedok warung kopi tersebut. Kemudian polisi langsung menuju ke lokasi.

“Sewaktu kami geledah ada satu wanita yang sedang melayani pelanggannya. Mereka berduaan di dalam kamar usai berhubungan badan,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).

Kepolisian mendapati 6 perempuan muda dan menangkap pemilik warung sekaligus mucikari bernama Johan Rio Aji.

T alias Nina (29) salah satu PSK asal Desa Babakan, Kecamatan Babakan, Cirebon mengatakan, dirinya belum lama menjadi PSK di warkop milik Johan Rio Aji. “Saya terdesak jadi PSK karena buat kebutuhan sehari-hari. Apalagi di Gresik tidak punya saudara,” akunya.

Selain mengamankan 6 PSK dan satu mucikari, petugas juga mengamankan satu lelaki hidung belang. Yakni, Oki (23) pemuda asal Desa Sidojangkung, Kecamatan Menganti, Gresik.

Sejumlah barang bukti seperti buku tulis rekap keluar masuk tamu, uang senilai Rp 400 ribu, dua potong kain sprei, satu buah minyak vijel, satu buah tissue serta sepasang pakaian dalam wanita.

Atas perbuatannya itu, Johan Rio Aji dijerat dengan pasal 296 dan 506 KHUP ancaman hukuman 1,4 penjara.(Sp)