PT RMK Energy Site Musi II Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19

Sosialisasi terus diberikan secara rutin saat kegiatan P5M dan Safety talk setiap awal shift kerja karyawan

PT RMK Energy Site Musi II Terapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19
Pemeriksaan suhu tubuh karyawan sebelum memasuki area kerja

MUARA ENIM - PT RMK Energy Site Musi II, di Dusun 7 Desa Tanjung Baru, Kecamatan Muara Belida, Muara Enim, Sumatera Selatan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di lingkungan kerja.

Vincent Saputra selaku Pimpinan Perusahaan PT RMK Energi Site Musi II menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja oleh karyawan.

"Kami akan terus mematuhi Protokol kesehatan Covid-19 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan RI. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Muara Enim No 440/08/KES/III/2020 Tentang Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Muara Enim," ujarnya.

Vincent menjelaskan beberapa implementasi yang sudah dijalankan, seperti sosialiasi dan edukasi secara rutin kepada karyawan mengenai bahaya serta cara pencegahan Covid-19 di lingkungan kerja.

"Sosialisasi diberikan secara rutin saat kegiatan P5M dan Safety talk setiap awal shift kerja karyawan dengan selalu mengutamakan pemberian jarak aman antar karyawan saat berkumpul (sosial distancing)," ucapnya.

Kedua adalah dengan Pemasangan Banner/Spanduk imbauan hidup bersih sehat, danrambu-rambu arahan perilaku protokol kesehatan sesuai yang dianjurkan pemerintah, antara lain wajib memakai masker.

Ketiga adalah Social Distancing. Maka dari itu PT RMK Energy wajib menerapkannya antar karyawan agar dapat mencegah terjadinya kontak fisik langsung. Kegiatan yang melibatkan pengumpulan karyawan harus diatur jaraknya minimal 1 meter sehingga mengurangi risiko virus ini berpindah lebih cepat.

Lalu penerapan perilaku hidup sehat berdasarkan Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease Revisi 5, bahwa penularan juga dapat terjadi melalui benda dan permukaan yang terkontaminasi droplet disekitar orang yang terinfeksi.

Oleh karena itu, dilakukan penyediaan peralatan sanitasi seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, sabun dan cairan desinfektan di sekitar area kerja. "Hal ini dimaksudkan agar karyawan dapat dengan mudah mencuci tangan setiap selesai kontak dengan karyawan lain maupun setelah beraktifitas sebelum masuk kantor," tuturnya.

Kemudian penyemprotan disinfektan terhadap benda mati dan karyawan merupakan salah satu upaya dalam mencegah terkontaminasinya tubuh dengan Covid-19. Cairan desinfektan yang digunakan antara benda mati dan manusia pun berbeda, untuk penyemprotan terhadap benda mati digunakan campuran berupa klorin, pembersih lantai, dan air, sementara untuk penyemprotan terhadap manusia digunakan campuran berupa Dettol dan air.

"Area utama yang wajib dipastikan steril dan higienis antara lain area fasilitas perkantoran khususnya yang kerap digunakan bersama-sama seperti toilet, masjid, area ruang tunggu, pegangan pintu, dan beberapa lokasi yang sering digunakan di area kerja", ungkap Ahmad Safii Direktur Perusahaan PT. RMK Energy Site Musi II.

Pengecekan suhu tubuh serta kewajiban memakai masker di setiap aktivitas. Pemeriksaan suhu badan merupakan salah satu hal utama yang dilakukan dalam screening kepada karyawan baik karyawan baru, karyawan pulang cuti, serta karyawan yang akan memasuki area kerja di setiap shift (shift pagi dan shift malam) dan juga terhadap vendor, sub kontraktor, dan tamu yang akan memasuki area site.

Dimana batas maksimal suhu terhadap karyawan yang diperbolehkan memasuki area lokasi kerja adalah pada suhu 38 derajat Celcius. Karyawan yang sakit atau melebihi dari batas suhu badan yang ditentukan diwajibkan untuk beristirahat dirumah demi mencegah tanpa sengaja penularan virus ke karyawan lain.

Disamping itu, untuk karyawan baru dan karyawan pulang cuti dilakukan pengecekan suhu tubuh dan anamesa (pemeriksaan awal) riwayat kesehatan serta riwayat perjalanan selama cuti/selama meninggalkan site. Kewajiban memakai masker selama berada di Lingkungan kerja PT RMK Energy juga menjadi kewajiban yang harus dipatuhi oleh semua karyawan. Bentuk dukungan perusahaan dalam mensukseskan wajib masker ini adalah dengan membagikan masker gratis untuk karyawan.

Terakhir adalah dengan menerapkan aktivitas Terapi berjemur dengan mewajibkan berjemur dibawah sinar matahari dilakukan untuk karyawan khususnya yang bekerja di dalam ruangan sepanjang hari (admin, sekretaris, dll). Ini dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kandungan vitamin D yang terbentuk akibat paparan sinar matahari dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh dan melawan penyakit. Aktifitas dilakukan selama kurang lebih 15 menit dihalaman kantor untuk masing-masing divisi.(Tito)