Sekda Cilegon Gagap Saat Audiensi Dengan HMI

Audiensi terkait rancunya penerbitan SK Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Cilegon

Sekda Cilegon Gagap Saat Audiensi Dengan HMI
Suasana audiensi di kantor BPBD Kota Cilegon

CILEGON - Audiensi antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan juga Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terkait SK Gugus Tugas Kota Cilegon berakhir buntu.

Para mahasiswa kecewa dengan keterangan dari para pimpinan di Pemkot Cilegon. Bahkan malah menyalahkan aturan Pemerintah Pusat perihal Ketetapan Presiden dan Instruksi Presiden dengan SK Gugus Tugas yang ada di Kota Cilegon. 

Predy Pebriandy, Ketua Bidang Perguruan Tinggi Kemahasiswaan menyikapi jawaban Sekda Cilegon Sari Suryati masih dianggap ancu dan belum menemui titik temu.

"Masalahnya di SK saja sudah engga beres apalagi yang lainnya, yang paling mendasar saja sudah tidak sesuai. Karena bu Sekda dengan keterbatasan waktu, maka audienasi ini kami anggap belum selesai," tegasnya.

Padahal SK tersebut, lanjutnya, berpengaruh pada keterbukaan anggaran dan keterbukaan data bantuan sosial. "Kami menilai kurangnya keterbukaan informasi oleh Pemerintah Kota Cilegon," ucapnya.

Sementara Syahrido Alexander Ketua Umum HMI Cabang Cilegon mengatakan audiensi ini belum menghasilkan jawaban yang benar-benar diharapkan sehingga akan ada audiensi lanjutan.

"Kita dari HMI akan melakukan audiensi kembali dengan Ketua Gugus Tugas dalam hal ini Wali Kota karena jawaban Sekda yang juga wakil ketua gugus tugas tidak menghasilkan jawaban yang benar-benar diharapkan," tandasnya. (Pam)