Tim Bakor Pakem Pandeglang Akan Lakukan Pembinaan Penganut Aliran Hakdat

Aliran Hakdat dinilai MUI telah melakukan penyimpangan dalam salat

Tim Bakor Pakem Pandeglang Akan Lakukan Pembinaan Penganut Aliran Hakdat
Tim Bakor Bapkem Pandeglang rapat koordinasi di Kejari

PANDEGLANG - Rapat koordinasi digelar oleh Tim Bakor Pakem Kabupaten Pandeglang, Banten untuk membahas munculnya aliran kepercayaan Hakdat di Kecamatan Sumur, di Aula Kejari Pandeglang, Rabu (29/7/2020). 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pandeglang, KH. Hamdi Ma'ani Rusyidi menyampaikan bahwa setiap paham yang tidak sesuai ajaran agama harus segera diluruskan. Agar tidak ada gejolak di masyarakat. 

"Salat yang dilakukan ajaran Hakdat itu sangat menyimpang dari aturan salat yang diajarkan dalam Islam," ungkapnya. 

Kasat Intelkam Polres Pandeglang, Iptu Selly Ardiansyah menjelaskan, bahwa pada Juni 2020 pihaknya mendapatkan informasi terkait munculnya aliran baru di Kecamatan Sumur. Pimpinan dari aliran Hakdat ini berinisial SN. 

"Sesuai dengan arahan Kapolres kami diperintahkan untuk menemui orang-orang tersebut. Lokasi rumah mereka agak jauh dari permukiman warga," ucapnya. 

Sesampainya di sana anggota Polres Pandeglang bertemu dengan pimpinan Hakdat. Dari dialog yang dilakukan, diketahui penganut aliran ini sudah mencapai 30 orang. 

"Seluruh pengikut aliran tersebut, semuanya  masih ada hubungan keluarga antara satu sama yang lain dan. Setelah diadakan skorsing di Polres Pandeglang kemarin, pada intinya kelompok atau anggota aliran Hakdat tersebut mereka ingin taubat dan akan meninggalkan aliran sesat tersebut," jelasnya. 

Sementara Kajari Pandeglang, Suwarno menambahkan, seluruh pilar-pilar di Pandeglang harus mencegah penyebaran aliran sesat tersebut. Namun pendekatan persuasif diutamakan untuk bisa mengajak para penganutnya ke ajaran yang benar. 

"Kelompok aliran Hakdat ini merupakan warga kita juga yang perlu mendapat pembinanaan agar mereka bisa sadar, tidak melanjutkan kegiatan mereka ditengah-tengah masyarakat. Kita semua berharap untuk yang bergabung dalam aliran tersebut agar bisa memahami jika diberikan pembinaan dan berharap kembali ke ajaran sesuai agama Islam," tandasnya. (Pam)