Turki Masuki New Normal, 4.500 WNI Terus Dipantau

Sebanyak 2.700 orang pelajar dan mahasiswa, 1.500 orang pekerja spa, sisanya ekspatriat yang tinggal di Turki karena pernikahan

Turki Masuki New Normal, 4.500 WNI Terus Dipantau
Ilustrasi.(Ist)

JAKARTA - Turki telah menetapkan kenormalan baru pada 1 Juni 2020, dengan masa percobaan yang telah berakhir 6 Juni 2020. KBRI Ankara dan KJRI Istambul akan terus memantau dan memastikan kesehatan serta memberikan pelayanan kepada WNI.

Dari catatan KBRI dan KJRI, terdapat 4.500 WNI di Turki. Dari jumlah tersebut 2.700 orang merupakan pelajar dan mahasiswa, 1.500 orang pekerja spa, sisanya ekspatriat yang tinggal di Turki karena pernikahan.

Ketua Satgas Penanganan Dampak Covid-19 bagi WNI di Turki, Harliyanto mengungkapkan, sekitar 2.482 WNI yang berada dalam kelompok rentan telah menerima bantuan langsung dalam bentuk paket logistik, bantuan finansial, bantuan keimigrasian dan kekonsuleran hingga bantuan pemulangan ke Indonesia.

"Selama tiga bulan terakhir, seluruh sumber daya Perwakilan RI difokuskan untuk memberikan perlindungan kepada WNI. Seluruh Atase teknis, baik Atase Pertahanan, Atase Kepolisian dan Atase Perdagangan, diberikan tugas-tugas khusus untuk melakukan upaya perlindungan WNI," ujar Harliyanto dalam keterangan resminya, Selasa (9/6/2020).

Dia mengatakan perwakilan RI juga menggandeng berbagai unsur masyarakat Indonesia di Turki untuk menjamin komunikasi yang efektif. Mulai dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki maupun wilayah, paguyuban masyarakat Indonesia hingga organisasi keagamanaan ikut memberikan dukungan.(Sp)