“Penjarahan antar posko hampir terjadi karena bantuan belum merata,” tulisnya, Jumat (5/12)
SPcom JAKARTA – Saat terjun langsung sebagai relawan banjir Sumatera, Zaskia Adya Mecca membagikan situasi memilukan yang ia saksikan di lapangan. Melalui unggahan Instagram, istri sutradara Hanung Bramantyo itu membeberkan bahwa kondisi posko pengungsian cukup memprihatinkan, terutama karena distribusi bantuan yang belum merata. Zaskia bahkan menyinggung adanya ancaman penjarahan antarposko, sesuatu yang menurutnya sangat mungkin terjadi akibat situasi masyarakat yang terdesak kebutuhan.
“Penjarahan antar posko hampir terjadi karena bantuan belum merata,” tulisnya, Jumat (5/12). Ia mengajak semua pihak untuk tidak terpaku pada insiden tersebut, melainkan fokus memperluas jangkauan bantuan ke daerah-daerah yang belum tersentuh. Zaskia menilai rakyat harus saling membantu untuk menjangkau titik-titik yang tidak bisa ditembus kendaraan.
Tak hanya itu, Zaskia juga mendesak pemerintah mengambil langkah cepat, terutama dalam mengerahkan alat berat ke wilayah yang aksesnya terputus. “Alat berat pemerintah adalah yang paling mudah untuk suplai bantuan. Relawan siap mendistribusikan,” tegasnya. Bahkan, demi mempercepat distribusi, Zaskia mengungkap bahwa ia telah menghubungi pihak penyedia helikopter dengan biaya hampir Rp100 juta per jam.
Meski harga sewa sangat tinggi, ia mempertimbangkan langkah itu agar bantuan bisa menjangkau lokasi terdampak yang benar-benar terisolasi. Di akhir pernyataannya, Zaskia mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang telah mempercayainya menyalurkan bantuan, sambil berjanji terus berkoordinasi untuk memastikan semua kebutuhan pengungsi terpenuhi secepat mungkin. (SP)
