Ketua RT di Desa Sukosari Jember Kumpulkan Sembako BPNT Warganya

0 736

Spcom JEMBER – Pengambilan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa Sukosari, Kecamatan Sukowono, secara kolektif dilakukan oleh Ketua RT bukan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kalau dulu ngambil sendiri di agen, ke Toko Haji Heri. Sekarang ngambil di rumahnya Pak RT, termasuk yang lain juga, 19 orang,” kata Hairiyah (39) salah satu KPM, Jumat (12/2/2021).

Program BLT – BPNT merupakan program dari Kemensos, yang telah diluncurkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo lada 6 Januari 2021. Bantuan senilai Rp 200 ribu per bulan ini berupa sembako, bisa diambil di agen yang telah ditunjuk.

Di Dusun Sasimumbul, kartu yang dimiliki KPM justru ditarik oleh Ketua RT setempat, dan begitu juga pembagian sembako diambil di rumah ketua RT.

“Pak RT tanya, kamu dapat bantuan beras (BPNT) mana kartunya, di sini semua yang dapat ngambil sembako di rumah saya. Ini sudah perintah Pak Kades,” tambah Supardi, suami dari Khairiyah.

Merasa diminta oleh Ketua RT, Supardi menyerahkan Kartu berikut No PIN yang menempel dikartunya. “Karena perangkat (Ketua RT) saya berikan. Kalau dulu, langsung ngambil ke Toko Haji Heri (Agen),” keluhnya.

Ditemui dirumahnya, Mas Salim selaku Ketua RT setempat tidak mengelak dengan keluhan warganya. Bahkan dirinya mengaku cuma disuruh mengambil kartu oleh seseorang bernama Hafid.

“Pengambilan sembako saya tidak tahu. Yang saya ambil 19 kartu, alasannya biar masyarakat tidak jauh-jauh ngambilnya,” terangnya.

Dirinya juga menambahkan, jika sebelumnya warganya (KPM) mengambil sendiri bantuan ke agen yang telah ditunjuk. “Sedangkan yang sekarang ngambil di sini (Rumah). Saya hanya menampung, tidak dapat apa-apa,” kilahnya.(Gik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.