Bea Cukai-Kejati Banten Musnahkan Rokok dan Miras Bernilai Milyaran Rupiah

0 26

SPcom BANTEN – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Banten bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) musnahkan jutaan batang rokok dan Miras ilegal.

Kepala DJBC Banten M. Aflah Farobi mengatakan, barang-barang ilegal tersebut hasil dari penindakan kepabeanan dan cukai di lapangan Tempat Penimbunan Pabean (TPP) di bawah pengawasan Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok yang berada di Cikarang, Jawa Barat.
 
“Pemusnahan bersama atas barang hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang dihasilkan pada tahun 2020 hingga awal 2021 ini. Diselenggarakan oleh Kanwil DJBC Banten bersama dengan Kejati Banten, dan Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe C Soekarno-Hatta,” ujarnya, Selasa (2/3/2021).

Adapun barang untuk dimusnahkan yang dikelola Kejati Kabupaten Tangerang sebanyak 43.727 botol minuman mengandung Etil Alkohol eks impor berbagai merk.

“Milik terdakwa dengan nilai barang mencapai Rp. 19,5 milyar dan kerugian negara mencapai Rp. 42,1 milyar,” ucapnya.

Selain barang tersebut, terdapat pula jutaan batang rokok hasil penindakan periode November 2020 hingga Januari 2021.

“1.168.483 batang rokok, 247 botol minuman beralkohol eks Impor, dan 127 botol liquid vape. Perkiraan nilai barang tersebut kurang lebih sebesar Rp 1,44 Milyar, dengan potensi kerugian negara sebesar Rp 940 Juta,” tegas Aflah.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan Zaky Firmansyah yang menyebut, pemusnahan BMN tersebut merupakan bukti komitmen Bea dan Cukai dalam mengawasi dan menekan peredaran MMEA illegal, rokok illegal, dan barang-barang Lartas (larangan dan pembatasan).

“Mengamankan hak yang menjadi potensi penerimaan keuangan negara, sekaligus upaya menjaga iklim usaha dan industri di dalam negeri agar tetap kondusif,” tandasnya. (Kor)

Leave A Reply

Your email address will not be published.