Pengusaha Nasional Sekaligus Mertua Dian Satro, Adiguna Sutowo Meninggal Dunia

0 18

SPcom JAKARTA – Pengusaha nasional Adiguna Sutowo meninggal dunia pada hari ini, Minggu (18/4/2021) sekitar pukul 04.00 WIB di RSPP karena sakit. Adiguna Sutowo merupakan anak dari Ibnu Sutowo yang merupakan salah satu tokoh pendiri dan Direktur Utama PT Permina yang kini menjadi PT Pertamina (Persero) yang pertama.

Ibnu Sutowo menjadi Dirut Pertamina pada periode 10 Desember 1957 hingga 9 Oktober 1968. Ibnu Sutowo juga pernah menjadi Menteri ESDM. Anak dari Ibnu Sutowo yakni Adiguna Sutowo juga merupakan mertua dari aktris Dian Sastrowardoyo.

Jenazah disemayamkan di rumah duka di Jalan Kamboja Nomor 1 Menteng, Jakarta Pusat.

“Rencana pemakaman hari ini Minggu 18 April 2021 setelah ibada Zuhur di TPU Tanah Kusir. Semoga Almarhum Husnul Khotimah, mohon dibukakan pintu maaf atas segala kesalahan & khilaf Alm. diampuni segala dosanya dan mendapat tempat yang mulia disisi Allah SWT,” tulis pesan WhatsApp yang beredar, Minggu (18/4/2021). 

Adiguna Sutowo meninggal dunia pada usia 62 tahun. Adiguna Sutowo lahir pada 31 Mei 1958.

Dikutip dari berbagai sumber, Adiguna Sutowo diketahui seorang pengusaha di berbagai bidang seperti permesinan dan perkapalan.

Adiguna Sutowo merupakan nakhoda Nugra Santana Group. PT Nugra Santana adalah kelompok bisnis (konglomerasi) yang didirikan oleh mantan Direktur Utama Pertamina, Ibnu Sutowo pada 19 Mei 1973.

Namun, sesungguhnya cikal-bakal bisnis keluarga Sutowo ini sendiri sudah dimulai sejak dia masih menjadi pimpinan Pertamina.

Selain itu, Adiguna merupakan pimpinan perusahaan farmasi PT Suntri Sepuri yang didirikan pada 1998. Perusahaan ini memproduksi tablet, kapsul, sirop dan suspensi, sirop kering/serbuk injeksi beta laktam.

Keluarga Adiguna Sutowo juga memiliki bisnis properti. Di Jakarta, melalui PT Indobuild Co, keluarga ini menguasai hak pengelolaan lahan di seputar Senayan, yang mencakup hotel, apartemen, dan convention center. Adapun hotel yang dimaksud adalah Hotel Hilton yang sekarang bernama Hotel Sultan.

Adiguna memulai bisnisnya dengan mendirikan PT Adiguna Mesin Tani yang menjadi penyuplai mesin pertanian. Lalu, dia mengelola juga PT Santana Petroleum Equipment dan PT Pelayaran Umum Indonesia (disingkat Pelumin), dan juga perusahaan farmasi PT Suntri Sepuri sejak 1998.

Kemudian Adiguna juga membangun bisnis hiburan yang terpisah dengan bisnis keluarganya, bernama Mugi Rekso Abadi bersama Hutomo Mandala Putra, Soetikno Soedarjo dan Ongky Soemarno. Mugi Rekso sendiri mengelola perusahaan radio seperti I-Radio, Cosmopolitan FM, dan sejumlah perusahaan media massa ditambah franchise Hard Rock Cafe, BC Bar, Zoom Bar dan lain-lainnya. (Sp)

Leave A Reply

Your email address will not be published.