suryapagi.com
BISNISEKBIS

Customer Gathering, BPJAMSOSTEK Beri Penghargaan Sejumlah Perusahaan

SPcom JAKARTA – BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menyelenggarakan kegiatan customer gathering, di Jakarta, Rabu (25/5/2022). Hadir dalam acara tersebut perusahaan besar dan menengah kepesertaan Kantor Wilayah BPJAMSOSTEK DKI Jakarta.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi kepada perusahaan atas kepatuhan dan komitmenya dalam melaksanakan Undang Undang Nomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Kegiatan ini juga sebagai sinergitas bersama BJAMSOSTEK dalam mendukung optimalisasi dan memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada tenaga kerja.

Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang telah berkontribusi besar terhadap coverage BPJAMSOSTEK. Yaitu melalui perlindungan tenaga kerja rentan yang didanai oleh dana CSR masing-masing perusahaan di setiap tahunnya.

Pemberian penghargaan oleh BPJAMSOSTEK ini dibagi menjadi empat kategori, pertama untuk kategori Highest Total Coverge untuk Pekerja Rentan (CSR) jatuh pada perusahaan Rekso National Food (1), PT Bank Central Asia (2), dan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (3).

Kategori Most Continues Coverage untuk Pekerja Rentan (CSR) jatuh pada perusahaan Bank Danamon (1), Bahana Pembinaan Usaha Indonesia-Holding Leader Indonesia Financial Group (2), dan PT ISM Bogasari FM (3).

Kategori Longest Coverage Period untuk Pekerja Rentan (CSR) jatuh pada perusahaan LPPNPI-Airnav Indonesia (1), Infomedia Nusantara (2), dan Sinar Jernih Suksesindo (3).

Kategori BUMD Peduli Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan jatuh pada PT Transportasi Jakarta (1), PD Pasar Jaya (2), dan Bank DKI (3).

Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta Eko Nugriyanto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan jajarannya. Juga kepada seluruh pemerintah kota dan kabupaten serta jajarannya di wilayah DKI Jakarta.

Yaitu, dalam memberikan dukungan yang optimal dalam bentuk regulasi daerah. Serta dukungan lainnya sebagai upaya penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di wilayah DKI Jakarta.

Eko menjelaskan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan meliputi seluruh pekerja baik yang bekerja secara formal maupun secara informal.

“Dari sektor informal atau bukan penerima upah (BPU) tersebut masih banyak terdapat para pekerja rentan yang memiliki penghasilan tidak menentu dan di bawah rata rata, dan belum menjadikan perlindungan jaminan sosial sebagai prioritas utama karena faktor ekonominya,” jelas Eko dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Atas hal tersebut Eko menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perusahaan besar/menengah yang memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada para pekerja rentan. Yakni, melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaannya.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Jakarta Mampang Ivan Sahat H Pandjaitan, mengapresiasi pemberian penghargaan kepada perusahaan PT Sinar Jernih Suksesindo (SJS).

Perusahaan itu meraih juara ke 3 kategori Longest Coverage Period untuk Pekerja Rentan (CSR). Menurut Ivan, perusahaan tersebut merupakan binaan perusahaan Kantor Cabang Jakarta Mampang.

“Saya bangga dan ucapkan selamat khususnya kepada PT Sinar Jernih Suksesindo yang berhasil meraih perhargaan Longest Coverage Period untuk Pekerja Rentan (CSR). Kita akan terus menjaga komunikasi dan hubungan yang baik semoga kedepan dapat terus meraih penghargaan terbaik,” ucap Ivan.

Di lain pihak, Nurjaman selaku perwakilan APINDO menyampaikan keinginannya agar BPJAMSOSTEK dapat terus melanjutkan hal-hal terbarunya guna meningkatkan kesejahteraan bagi para buruh di Indonesia khususnya di DKI Jakarta.

Nurjaman berharap ke depan lebih meningkatkan lagi kolaborasi dan sinergi dengan BPJAMSOSTEK dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan terhadap para pekerja di DKI Jakarta.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI Jakarta Andri Yansyah. Menurutnya perlindungan ketenagakerjaan merupakan bagian dari menciptakan hubungan harmonis antara pekerja dan pengusaha.

”Sebab pekerja akan jauh merasa lebih tenang karena semua masalah jaminan sosialnya sudah terlindungi oleh jaminan sosial ketenagakerjaan. Pengawasan ini dilakukan semata -semata bukan untuk kepentingan pemerintah tetapi untuk kepentingan perusahan itu sendiri,” ujar Andri.

Pada akhir acara, Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendorong BPJAMSOSTEK agar terus meningkatkan kepesertaan pelayanan tidak hanya kepada tenaga kerja non-ASN.

”Tetapi juga kepada pekerja formal dan informal sesuai Inpres No 2 tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” kata Ariza.

Dirinya juga menyampaikan bahwa Pemprov DKI Jakarta siap melaksanakan tugas dan tanggung jawab dalam mengimplementasikan Inpres tersebut. Pihaknya juga siap memastikan perusahaan-perusahaan platinum bersama mitra-mitra perusahaannya untuk mematuhi Inpres tersebut.

“Kalau kita ingin usaha kita sukses, semakin maju dan semakin berkah tentu tidak ada yang lain kita harus memastikan perlindungan sebaik mungkin kepada tenaga kerja yang bekerja di tempat perusahaan kita,” kata Ariza.

Sebagai informasi bahwa Jumlah Pekerja Rentan Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah DKI Jakarta hingga saat ini mencapai 61.056 tenaga kerja.

Dari total tenaga kerja tersebut sebanyak 52.974 atau 86,76 persen adalah pekerja rentan yang mana sumber iurannya berasal dari CSR perusahaan atau bantuan iuran dari para donatur. Selama 2021 hingga 2022, jumlah perusahaan yang berkontribusi adalah sejumlah 68 perusahaan.(Sp)

Related posts

Inagurasi LEAD by IndiHome, Telkom Siapkan Atlet eSport Terbaik

Sandi

Akibat Pandemi Covid-19, 20.000 Warteg di Jabodetabek Bakal ‘Mati’

Sandi

FIFGROUP Gulirkan Rp 1,6 Miliar Untuk Permodalan UMKM

Sandi

Leave a Comment