suryapagi.com
NASIONAL

Prabowo Minta Daerah Siaga Dampak Perubahan Iklim, MPR Dorong RUU Iklim

SPcom SUMUT – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Ia meminta seluruh daerah di Indonesia tidak lengah dan segera mengantisipasi berbagai risiko lingkungan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo usai meninjau wilayah terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12).

Menanggapi arahan Presiden, Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menilai pernyataan Prabowo menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menghadapi krisis iklim.

“Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah alarm krisis iklim. Presiden Prabowo menegaskan semua daerah harus mengantisipasi dampak perubahan iklim. Ini langkah yang tepat di tengah kondisi yang semakin memburuk,” ujar Eddy.

Menurut Eddy, perubahan iklim saat ini dan ke depan menuntut koordinasi yang kuat dan strategis antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Tanpa sinergi yang solid, upaya mitigasi dan adaptasi akan sulit berjalan efektif.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi momentum yang tepat untuk membahas dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengelolaan Perubahan Iklim yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026.

“RUU Pengelolaan Perubahan Iklim diharapkan mengatur penanganan emisi gas rumah kaca sebagai pemicu krisis iklim. Regulasi ini juga akan diselaraskan dengan RUU Energi Baru Terbarukan yang mengatur peta jalan transisi energi,” jelasnya.

Eddy menambahkan, kedua regulasi tersebut menjadi bagian dari komitmen nasional untuk melakukan dekarbonisasi dan mencapai target Net Zero Emission sebelum 2060.

Menurutnya, RUU Pengelolaan Perubahan Iklim sejalan dengan arahan Presiden Prabowo agar Indonesia bersiaga menghadapi dampak perubahan iklim yang lebih berat di masa mendatang.

Selain regulasi, Eddy juga mendorong percepatan aksi nyata, khususnya dalam menurunkan emisi karbon melalui akselerasi transisi energi.

“Kami mendukung langkah Presiden Prabowo memperbesar bauran energi terbarukan dan mempercepat transisi energi. Ini langkah strategis menghadapi krisis iklim sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,” pungkasnya.

Related posts

Maruf Amin: Banjir Berulang Artinya Kita Tidak Cerdas

Sandi

Pemberangkatan Haji 2021 Batal, BPKH: Dana Rp 150 Triliun Aman

Sandi

FPG MPR Dorong Obligasi Daerah Jadi Solusi Pembiayaan Infrastruktur

redaksi

Leave a Comment