SPcom JAKARTA – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) resmi menunjuk Letjen TNI Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI. Ia menggantikan Letjen TNI Yudi Abrimantyo yang sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan tersebut.
Kabar penunjukan ini dikonfirmasi langsung oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, pada Kamis (7/5).
“Letjen TNI Robi Herbawan saat ini mendapat amanah sebagai Kabais TNI. Sebelumnya, beliau menjabat sebagai Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen Kementerian Pertahanan RI,” ujar Rico kepada awak media.
Upaya Regenerasi dan Penguatan Organisasi
Menurut Rico, pergeseran jabatan di lingkungan TNI dan Kemhan merupakan hal yang lumrah dalam rangka regenerasi organisasi. Langkah ini diambil agar kinerja intelijen pertahanan semakin kuat, solid, dan berjalan efektif menghadapi tantangan keamanan masa depan.
Sebelum menduduki posisi nomor satu di Bais TNI, Letjen Robi Herbawan dikenal memiliki rekam jejak panjang di lingkup intelijen strategis, khususnya saat memimpin Badan Informasi dan Komunikasi Intelijen di Kemhan.
Selain posisi Kabais, mutasi juga menyasar jabatan strategis lainnya di lingkungan intelijen negara. Letnan Jenderal TNI Agus Widodo resmi ditunjuk untuk mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (Waka BIN).
Penunjukan Agus Widodo ke BIN secara otomatis meninggalkan kekosongan pada jabatan sebelumnya, yakni Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kemhan.
Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo Jabat Dirjen Strahan
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Agus Widodo, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin telah memperkenalkan sosok baru.
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, pada Senin (4/5) lalu, Menhan Sjafrie memperkenalkan Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo sebagai pejabat yang akan menempati posisi Dirjen Strahan.
“Benar, Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo menjadi Dirjen Strahan,” tegas Brigjen Rico mengonfirmasi kabar tersebut.
