suryapagi.com
HEADLINEMETRONEWSPOLITIK

PDIP Sentil Jokowi Sebelum Safari ke NTT: Penuhi Janji di Pengadilan, Bawa Ijazah Aslinya!

SPcom JAKARTA – Rencana safari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) usai berkunjung ke Lampung mendapat sorotan tajam dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, secara blak-blakan menantang Jokowi untuk menyelesaikan polemik ijazahnya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur sebelum sibuk berkeliling ke daerah.

Kehadiran Jokowi di ruang sidang dinilai sangat ditunggu oleh publik guna mengakhiri spekulasi liar dan membuktikan keaslian ijazah yang selama ini menjadi perdebatan sengit di media sosial.

“Beliau ini ditunggu kehadirannya di PN untuk kasus ijazah. Janjinya mau hadir. Penuhi dululah janjinya, agar urusan segera selesai,” tegas Andreas kepada awak media di Jakarta, Minggu (5/7/2026).

Isu Ijazah Palsu Masih Jadi Kasak-Kusuk di Akar Rumput

Andreas mengungkapkan bahwa desakan ini bukan tanpa alasan. Isu mengenai dugaan ijazah palsu Jokowi nyatanya masih menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat akar rumput, tak terkecuali di wilayah NTT yang menjadi destinasi safari sang mantan Kepala Negara.

Banyak warga di daerah yang disebut masih mempertanyakan kebenaran status pendidikan Jokowi. Sebagai Anggota DPR RI Dapil NTT I, Andreas bahkan memberikan saran menohok agar Jokowi membawa langsung ijazah aslinya saat berkunjung ke wilayah tersebut.

“Karena rakyat di daerah, termasuk di NTT juga bertanya apakah ijazah Jokowi ini benar asli atau palsu. Sebaiknya kalau ke sana bawa dengan ijazahnya. Sehingga kalau ditanya, tunjukin ke masyarakat,” tantang Andreas. Ia menilai kasus yang menyedot perhatian publik ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian yang jelas.

Pihak Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Pengadilan

Di sisi lain, pihak Jokowi sendiri telah menyatakan kesiapannya untuk hadir di persidangan guna membantah tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik yang menyeret nama Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa.

Kuasa hukum Jokowi, Yakub Hasibuan, mengonfirmasi kesiapan kliennya usai menghadiri sidang perdana Dokter Tifa di PN Jakarta Timur pada Kamis (2/7/2026) lalu. Yakub menyebut momen persidangan ini sangat ditunggu oleh Jokowi untuk membungkam berbagai narasi negatif yang kerap menyerangnya.

“Per kemarin kami juga baru bertemu langsung dengan Pak Jokowi juga dan beliau menyatakan siap untuk hadir. Merupakan penghormatan beliau dapat menunjukkan ijazahnya di forum yang sangat terhormat ini dan forum yang valid,” ungkap Yakub.

Awal Mula Kasus yang Menjerat Dokter Tifa

Berdasarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU), pusaran polemik ijazah Jokowi ini berawal dari keramaian di media sosial X (sebelumnya Twitter). Jaksa membeberkan bahwa pemantiknya adalah sebuah unggahan fotokopi ijazah S1 Joko Widodo oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dian Sandi Utama.

Pada 1 April 2025, Dian Sandi melalui akun pribadinya @DianSandiU mengunggah dokumen tersebut dan menegaskan keasliannya. Namun, unggahan itu justru memicu bola salju polemik di ruang publik.

Dalam dakwaannya, JPU menilai unggahan tersebut memancing berbagai reaksi, salah satunya dari Dokter Tifa. Sang dokter didakwa telah memanipulasi informasi mengenai keaslian ijazah Jokowi tersebut, yang berujung pada kegaduhan masif di media sosial hingga akhirnya berlabuh ke meja hijau.

Related posts

Hakim Seluruh Indonesia Melakukan Aksi Cuti Bersama Hari Ini, Ada Tiga Tuntutan

Ester Minar

Ibu Rumah Tangga Ditangkap Lantaran Kedapatan Simpan 9 Kg Sabu dan 2.800 Pil Ekstasi

Ester Minar

PBB Menyetujui Dua Usulan Anies Dalam Mengatasi Perubahan Iklim

Ester Minar

Leave a Comment