suryapagi.com
REGIONAL

Cegah Reviktimisasi Anak, Wujudkan Sistem Hukum Adil

SPcom JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Rerie), mendesak semua pihak untuk mencegah reviktimisasi anak korban kekerasan, terutama yang berhadapan dengan sistem hukum tidak adil. Menurutnya, kekerasan terhadap anak kerap tak terlihat namun berdampak buruk bagi masa depan bangsa.

Data Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sepanjang 2023 hingga Maret 2025, terjadi 8 kasus penyiksaan anak oleh aparat, 9 kasus kekerasan seksual oleh polisi, dan 4 kasus kekerasan terhadap anak oleh pejabat publik.

Rerie menilai, kasus-kasus ini berpotensi menimbulkan reviktimisasi, di mana korban kembali menderita karena sistem yang tidak berpihak. “Fenomena reviktimisasi anak ini harus segera diakhiri dengan mendorong semua pihak terkait untuk menegakkan sistem hukum yang adil dan memiliki perspektif melindungi korban,” tegas anggota Komisi X DPR RI ini.

Ia menekankan bahwa masa depan bangsa bergantung pada bagaimana setiap anak bangsa dibentuk. Anak yang mengalami kekerasan akan sulit menjadi generasi berkualitas. Rerie berharap pemangku kepentingan pusat dan daerah, serta masyarakat, dapat mewujudkan lingkungan ramah anak demi membentuk generasi penerus yang berdaya saing.

Related posts

Sebuah Granat Aktif Tahun 1942 Ditemukan di Dekat Stasiun, Polisi Turun Tangan

Ester Minar

Ular Piton Ditemukan di Parkiran Mal, Ngumpet di Sepatbor Mobil

Ester Minar

Pria Mabuk Pukuli Keponakannya Hingga Tewas

Ester Minar

Leave a Comment