SPcom JAKARTA- Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pertumbuhan ekonomi Indonesia Kuartal I 2025 mencapai 4,87 persen (yoy).
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menilai angka ini cukup baik di tengah dinamika ekonomi global.
Eddy mengakui tantangan seperti perlambatan ekonomi global, hambatan ekspor, perang dagang, dan kebijakan tarif Donald Trump memengaruhi kinerja. Namun, ia optimistis pertumbuhan akan meningkat pada kuartal berikutnya.
“Kinerja ekonomi kita ke depannya akan semakin baik,” ujar Eddy.
Ia meyakini program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan melibatkan dapur sekolah dan komunitas, serta Koperasi Merah Putih yang menggerakkan ekonomi mikro, akan berkontribusi signifikan.
Untuk mencapai target pertumbuhan 8 persen, Eddy mendorong pemerintah melakukan reformasi struktural. Ia menyoroti lambatnya perizinan, konflik tanah, sinkronisasi peraturan pusat-daerah, dan premanisme berkedok ormas sebagai hambatan investasi yang harus segera diatasi.
“Gangguan terhadap investasi berarti mengganggu target pertumbuhan ekonomi 8 persen,” tutup anggota Komisi XII DPR RI ini.
