“Dia itu kan selalu mengatakan saya penipu. Lalu saya unggah challenge di Instagram saya: kalau ada korban penipuan saya, gak usah ke kantor polisi, saya kasih Rp1 miliar,” tegas Fitri
SPcom JAKARTA – Konflik panas antara Fitri Salhuteru dan Yokke Hargono masih terus bergulir. Meskipun Yokke telah diamankan oleh pihak berwajib atas laporan pencemaran nama baik, Fitri mengaku belum merasa sepenuhnya lega. Perseteruan ini bermula dari tudingan Yokke yang menyebut Fitri sebagai penipu. Tidak tinggal diam, Fitri Salhuteru melaporkan Yokke ke pihak kepolisian dan bahkan membuat tantangan terbuka kepada publik melalui akun Instagram miliknya.
“Dia itu kan selalu mengatakan saya penipu. Lalu saya unggah challenge di Instagram saya: kalau ada korban penipuan saya, gak usah ke kantor polisi, saya kasih Rp1 miliar,” tegas Fitri. Fitri menegaskan bahwa selama bertahun-tahun, tidak pernah ada satu pun orang yang datang mengaku sebagai korban penipuannya. Ia pun menantang balik Yokke untuk membawa siapa pun yang merasa ditipu langsung ke rumahnya.
“Ini udah berapa tahun. Gak ada orang yang klaim ditipu sama saya. Apa urusannya Yokke? Yokke bisa bawa korban penipuan saya ke depan rumah saya? Jadi jangan menambah kesalahan ya. Gak ada itu,” lanjutnya. Fitri juga menanggapi santai soal informasi pribadi yang disebarkan, termasuk soal utang yang dikaitkan dengan dirinya. Ia menyebut hal tersebut sebagai hal yang lumrah bagi seorang pebisnis.
“Mengenai data pribadi saya, itu hal yang wajar. Saya pengusaha, pengen punya kredit. Kalian juga pasti punya utang kan? Minimal pinjol lah. Wajar. Yang penting saya mampu membayar,” ucapnya mantap. Dengan sikap yang tenang namun tegas, Fitri Salhuteru menunjukkan bahwa ia tak gentar menghadapi tudingan. Ia lebih memilih menjawab dengan bukti dan tantangan terbuka, ketimbang tenggelam dalam drama yang tak berdasar. (SP)
