SPcom SERANG – Dua kampung di Desa Bojong Pandan, Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang, Banten, dilanda angin puting beliung, pada Selasa (16/9) sekitar pukul 14.30 hingga 15.30 WIB. Bencana alam ini merusak sedikitnya 20 rumah warga dan satu masjid. Beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.
Kerusakan terjadi di Kampung Darul Mawar dan Kampung Jambu. Atap rumah dan masjid diterbangkan angin dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, dari ringan hingga berat.
“Kejadian tersebut mengakibatkan kerusakan pada genteng, atap asbes, dan plafon di Masjid Darul Mawar, serta atap rumah warga yang terbuat dari genteng dan asbes,” ujar Kapolsek Petir AKP Priyanto, Selasa (16/9).
Kepala Desa Bojong Pandan, Hulman, menegaskan total ada 20 rumah warga yang terdampak. Dua rumah mengalami kerusakan berat, yakni milik Suwani dan Nurhayati.
“Atap dan gentengnya terbang. Kita masih melakukan pendataan,” katanya.
Angin puting beliung yang disertai hujan deras menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan.
Warga setempat, Hafid, menuturkan bahwa angin kencang datang secara tiba-tiba.
“Atap baja ringan masjid jebol. Saat ini warga sedang membersihkan rumah yang rusak,” jelasnya pada Selasa (16/9).
Masjid tersebut kini tidak dapat digunakan sementara untuk beribadah. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta hingga ratusan juta rupiah.
Pihak desa bersama Tagana dan pemerintah kecamatan masih melakukan pendataan lanjutan.
Warga yang rumahnya rusak berat mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga terdekat.
“Besok akan kita tindaklanjuti ke Dinsos dan dinas terkait. Tidak ada korban jiwa,” tegas Hulman.
Kapolsek Petir menambahkan, angin puting beliung terjadi dua kali dalam rentang waktu tersebut. (SP)
