SPcom PONOROGO – Seorang pengendara motor (pemotor) terluka usai terjerat tali layangan saat melintas di kawasan barat Alun-Alun Ponorogo, Rabu (2/7). Korban mengalami luka di leher, tangan, dan kaki hingga tersungkur dari motornya.
Kasatpol PP dan Damkar Ponorogo Eko Edi Suprapto membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, aduan dari masyarakat mengenai anak-anak yang bermain layangan dan membiarkan benangnya melintang di jalan bukan kali ini saja.
‘’Sudah pernah ada laporan serupa pada 2024 lalu,’’ ujar Eko, Minggu (6/7).
Menindaklanjuti itu, pihaknya menurunkan petugas untuk berpatroli setiap sore di sekitar Alun-Alun dan Lapangan Panahan.
‘’Kami minta anak-anak lebih berhati-hati. Jangan sampai layangan putus membahayakan pengguna jalan,’’ tegasnya.
Eko menyebut, di kawasan Lapangan Panahan, aktivitas bermain layangan semakin ramai saban sore.
Tak jarang, anak-anak berlarian mengejar layangan putus hingga menyeberangi jalan.
‘’Kami minta orang tua turut mengawasi agar aktivitas bermain tetap aman,’’ tambahnya.
Pihaknya juga mengimbau agar benang tidak dibentangkan sembarangan, apalagi menggunakan benang gelasan. Selain rawan menjerat pengendara, juga bisa menyebabkan luka serius.
‘’Pos penjagaan kami di dekat Alun-Alun akan disiagakan untuk cegah kejadian serupa,’’ pungkas Eko. (SP)
