“Banyak takutnya. Tapi aku sadar, ada banyak yang menggantungkan harapan pada gerakan ini. Aku gak sendiri,” tulis Jerome Polin
SPcom JAKARTA – Jerome Polin, influencer dan edukator muda Indonesia, membuat langkah mengejutkan dengan turun langsung ke jalan dalam aksi penyampaian Tuntutan 17+8 kepada DPR. Didampingi sejumlah tokoh publik lain, ia menyerahkan dokumen tuntutan kepada Andre Rosiade dan Rieke Diah Pitaloka di Gedung DPR, Jakarta.
Momen itu ia bagikan lewat Instagram sebagai bukti bahwa gerakan ini bukan sekadar retorika. “Hari ini untuk pertama kalinya dalam 27 tahun hidup, aku turun ke jalan,” tulisnya dalam surat terbuka yang menyentuh hati. Jerome mengaku selama ini dihantui rasa takut: takut salah bicara, takut diserang, takut difitnah.
Tapi akhirnya ia melawan ketakutannya, karena merasa tidak sendiri dan percaya bahwa suara rakyat harus disampaikan. “Banyak takutnya. Tapi aku sadar, ada banyak yang menggantungkan harapan pada gerakan ini. Aku gak sendiri,” tulisnya. Jerome juga menyentil soal framing negatif terhadap dirinya. Ia sempat dituduh buzzer, provokator, hingga calon politisi berkedok aktivis.
Tapi semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk menyuarakan keresahan masyarakat. “Dicap provokator, di-framing macam-macam. Tapi perjuangan ini lebih besar dari rasa takutku. Yang penting keadilan dan hak rakyat tidak terus diselewengkan,” tegasnya. (SP)
