“Kami melakukan upaya paksa karena beberapa kali pemanggilan mengalami kesulitan dalam pemeriksaan,” jelas Kabid Humas
SPcom JAKARTA – Selebgram Lisa Mariana (LM) akhirnya dijemput paksa oleh penyidik Kepolisian Daerah Jawa Barat setelah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus video asusila. Kabid Humas Polda Jabar membenarkan bahwa upaya paksa ini dilakukan pada Kamis pagi.
“Pada hari ini kami telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap saudari LM,” ujarnya dalam konferensi pers, Kamis (4/12) kemarin.
Sebelumnya, penyidik Polda Jabar telah melayangkan surat panggilan sebanyak dua kali. Namun Lisa tidak memenuhi panggilan tersebut dan memberikan berbagai alasan yang dinilai menghambat proses penyidikan. “Kami melakukan upaya paksa karena beberapa kali pemanggilan mengalami kesulitan dalam pemeriksaan,” jelas Kabid Humas.
Penjemputan paksa ini merupakan panggilan ketiga, yang sesuai dengan prosedur dan kewenangan penyidik untuk memastikan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Saat ini Lisa Mariana telah berada di Direktorat Siber Polda Jabar untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Ia akan dimintai keterangan terkait dugaan perannya dalam kasus tersebut.
Pihak kepolisian juga memberi kesempatan kepada Lisa untuk didampingi penasihat hukum, dan pemeriksaan akan dimulai setelah kuasa hukumnya tiba. Di sisi lain, tidak dapat dipungkiri bahwa kemunculan Lisa Mariana di ruang publik memang sarat dengan sensasi. Ia pertama kali menarik perhatian ketika membuka hubungan pribadinya dengan RK, mantan Gubernur Jawa Barat.
Sejak saat itu, wanita kelahiran Jakarta, 22 April 2000 tersebut, cepat dikenal oleh banyak orang. Namun bersamaan dengan popularitasnya, muncul pula berbagai permasalahan hukum yang menyeret namanya. Mulai dari dugaan pencemaran nama baik terhadap RK, pemanggilan sebagai saksi oleh KPK, hingga laporan terkait dugaan penipuan oleh rekan bisnisnya.(SP)
