suryapagi.com
NEWSREGIONAL

Pimpin Ijab Kabul, Penghulu Pingsan Lalu Meninggal Dunia

SPcom MALANG – Seorang penghulu bernama Supaat di Kabupaten Malang lemas dan roboh saat memimpin prosesi ijab kabul, lalu meninggal dunia di rumah sakit.

Video detik-detik almarhum bertahan dalam keadaan lemas dan berupaya menjalankan tugas hingga akhirnya tumbang tersebar di media sosial.

Supaat merupakan perangkat desa setempat sekaligus penghulu yang kerap menikahkan atau memimpin ijab kabul saat prosesi pernikahan.

Supaat ambruk saat memimpin ijab kabul di rumah keluarga Supriyadi, tetangganya. Rumah mereka berjarak sekitar 200 meter.

“Saat memimpin ijab kabul, beliau menanyakan ke anak saya, berapa mas kawinnya? Saat itu sudah kesulitan (terbata-bata) menirukan Rp200 ribu,” terang Supriyadi sambil menirukan almarhum, Senin (31/1/2022).

Awalnya Supriyadi dan tamu undangan mengira kalau Supaat sedang grogi, tetapi mereka juga meragukan dugaan itu karena menikahkan orang sudah kesehariannya. Seorang tamu pun sempat memintanya tenang dan memberi air mineral.

Ucapan Supaat saat itu memang kurang jelas, beberapa kali dia memegang kening dan sempat menaruh kepalanya di meja. Almarhum meminta Supriyadi yang berada di depannya untuk menyeka atau mengusap wajahnya.

Setelah diusap, Supaat merasa kakinya tidak kuat, karena posisinya duduk bersila. Sambil berusaha kakinya diluruskan, almarhum pingsan ke arah tamu.

Supaat roboh ke sebelah kiri dan sempat menimpa seorang tamu yang sedang mengendong bayi. Kepalanya menimpa atau jatuh di pangkuan tamu tersebut.

Seorang tamu berinisiatif menuntun Supaat untuk mengucapkan kalimat tauhid
di telinganya. Supaat kemudian dibawa ke rumah sakit.

Keluarga Supaat mengungkapkan, almarhum meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit. Almarhum tidak sadarkan diri, kritis dan dinyatakan meninggal dunia Senin (31/1) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Saat di rumah sakit tidak sadarkan diri, sekitar pukul 01.00 kritis, pukul 01.30 WIB meninggal dunia,” kata adik Supaat, Miskan. (SP)

Related posts

Dua Remaja Bunuh Bocah untuk Ambil dan Jual Ginjalnya

Ester Minar

Pedagang Nasi Uduk Nekat Bobol Rumah, Curi Emas

Ester Minar

94 Ribu KTP Warga Jakarta Akan Dinonaktifkan, Ini Kriterianya

Ester Minar

Leave a Comment