SPcom JAKARTA – MPR RI menunjukkan komitmen serius dalam menanggapi aspirasi publik dengan menerima audiensi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumatera Selatan (Sumsel) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (4/9/2025).
Dalam momen yang jarang terjadi, pimpinan MPR RI secara langsung menandatangani dokumen yang memuat tuntutan-tuntutan mahasiswa, menegaskan komitmen untuk menindaklanjutinya.
BEM Sumsel datang ke Senayan untuk menyampaikan sejumlah aspirasi krusial, khususnya yang berkaitan dengan Revisi Tunjangan Anggota DPR RI: Tuntutan agar tunjangan anggota dewan dievaluasi dan direvisi.
Percepatan Pengesahan RUU Perampasan Aset: Desakan agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset segera disahkan.
Anggota MPR RI, Kawendra Lukistian, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang diterima akan ditindaklanjuti secara konkret melalui mekanisme di DPR RI.
“Seluruh tuntutan ini akan kami serahkan ke fraksi-fraksi, komisi-komisi di DPR RI yang memiliki domain masing-masing. Jadi teman-teman tidak perlu bingung harus menyampaikan ke masing-masing komisi,” tegas Kawendra.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Samiti, Plaza Gedung Nusantara V, ini menegaskan komitmen MPR RI untuk menjaga transparansi dan memperkuat peran mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan bangsa.
Pihak mahasiswa menyatakan puas dengan hasil audiensi tersebut, mengingat aspirasi mereka telah diterima dan dokumen tuntutan ditandatangani langsung oleh para pimpinan MPR. Hal ini menandai ruang dialog antara lembaga tinggi negara dan elemen mahasiswa tetap terbuka dan konstruktif.
